Bus Dilempari Batu, Pak Sopir Akhrinya Tewas, Diduga Kehabisan Darah
"Sampai di dalam bus, saya lihat suami sudah bersandar ke setir bus," ungkapnya.
Baca juga:
Atlet Peraih Emas SEA Games Curhat Belum Dapat Uang Akomodasi, Begini Respons Menpora
Jadi Tuan Rumah, Malaysia Juara Umum Sea Games 2017, Beginilah Daftar Kontoversi atas
Menpora Sampaikan Tawaran Jadi PNS, Begini Jawaban Liliyana Natsir
Bukan Rio Haryanto, tapi Pemuda Indonesia ini yang Dipilih jadi Pembalap Resmi di Tim F1
Raih Emas SEA Games, Atlet Kaltim Dilirik Daerah Lain
Duh, Septian David Maulana Unggah Foto Begini Sebelum Laga Indones
Dalam keadaan terluka, Misdi masih bisa membawa bus tersebut ke Terminal Tirtonadi, Solo.
Tanpa mengobati luka, dia kemudian memutuskan pulang ke rumah.
"Setelah semua penumpang dioper ke bus lain, suami saya membawa bus sampai ke depan gang menuju rumah. Sampai gang itu kira-kira setengah 4 pagi," lanjutnya.
Nanik yang saat itu mencoba terjaga kaget mendengar teriakan para tetangga memanggil namanya.Mereka kebetulan tengah begadang.
Tak mempedulikan apa pun, Nanik langsung berlari ke bus tersebut.
"Sampai di dalam bus, saya lihat suami sudah bersandar ke setir bus," ungkapnya.
Meski sempat dibawa ke Rumah Sakit Panti Waluyo Solo, nyawa Misdi tak bisa diselamatkan. Almarhum kemudian dikubur di Taman Pemakaman Umum Boto, Jetis, Kamis pukul 13.00.
"Suami saya kehilangan banyak darah selama di perjalanan dari Sragen sampai ke gang depan rumah," ujar Nanik.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/kaltim/foto/bank/originals/kaca-pecah_20170901_192705.jpg)