Gubernur Awang Minta Pemuda Pancasila Tak Terhasut di Tahun Politik Kaltim
"Berdemokrasi secara dewasa. Jangan mudah dihasut. Jangan menggoyangkan sendi-sendi bangsa," kata Awang.
Penulis: Rafan Dwinanto |
Laporan Tribun Kaltim, Rafan A Dwinanto
TRIBUNKALTIM.Co, SAMARINDA - Tensi politik di Kaltim mulai memanas.
Pada 2018 mendatang, Bumi Etam akan kembali memilih pemimpin untuk lima tahun ke depan.
Sebagai organisasi dengan anggota cukup besar, Pemuda Pancasila (PP) Kaltim diharapkan tidak terhasut dan diadudomba kepentingan politik.
Hal ini diungkapkan Gubernur Kaltim, Awang Faroek Ishak saat membuka Musyawarah Wilayah (Muswil) VII, MPW PP Kaltim.
"Berdemokrasi secara dewasa. Jangan mudah dihasut. Jangan menggoyangkan sendi-sendi bangsa," kata Awang.
Awang juga meminta kader PP bisa menjadi pionir pencerahan kepada masyarakat.
PP juga dituntut untuk tampil menjaga kesatuan dan persatuan bangsa.
Baca: Sebelum Rapat Paripurna Dimulai, Rusmadi Ajak Pejabat Doakan Mukmin Faisyal Sehat
Baca: Said Amin Kembali Dipercaya Pimpin Pemuda Pancasila Kaltim
Baca: Kodim Ajak Nonton Film G30S/PKI di Tugu Dwi Kora
Baca: Hanguskan 1 Unit Rumah, Diduga Api Berasal dari Ruang Tengah
Baca: Duh, Semburan Lumpur Setinggi Pohon Kelapa Dibilang Pengebor Sudah Biasa. . .
Baca: Ternyata Ini Alasan Pemilik Mobil Mewah Ganti Plat B Menjadi KT
Baca: Berpotensi Picu Konflik, Pemangku Adat Tidung Serahkan 4 Pucuk Senpi
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/kaltim/foto/bank/originals/pemuda-pancasila-muswil_20170918_170122.jpg)