Tips Interior
Kamar Anak Selalu Berantakan? Gampang Contek Nih 7 Ide Penyimpanan
Anda yang punya anak pasti tahu, bagaimana sulitnya menjaga kamar anak tetap rapi.
TRIBUNKALTIM.CO -- Anda yang punya anak pasti tahu, bagaimana sulitnya menjaga kamar anak tetap rapi.
Mainan, buku-buku, sampai alat gambar sering kali berserakan di mana-mana, padahal sudah ada lemari.
Mungkin Anda perlu menambah tempat penyimpanan agar kamar anak bisa lebih rapi.
Jika tidak ada tempat lagi untuk meletakkan lemari tambahan, trik penyimpanan ini boleh dicoba.

Alih-alih berfungsi seperti biasa, meja ini dijadikan penyimpanan.
Wadahnya yang dalam menjaga buku-buku agar tetap rapi.

Samping tempat tidur dapat dijadikan tempat penyimpanan.
Tambahkan gantungan dari kain yang diselipkan di bawah kasur, agar mainan dapat disimpan pada kantungnya.
Baca: Hanya Undang 300 Orang, Ini yang Diinginkan Laudya Cynthia Bella untuk Resepsinya di Bandung
Baca: Mengenaskan Hidup Sepasang Lansia di Balikpapan, Tak Punya Duit Terpaksa Makan Daun Singkong
Baca: Masih Penasaran dengan Film Pengabdi Setan? Nih Ada Tur ke Rumah Ibu, Berani?

Anak laki-laki punya banyak senjata mainan. Agar menghemat ruang penyimpanan, buat saja display di dinding dengan pegboard.
Senjata mainan dapat digantungkan di sana, seolah sebuah bengkel yang keren.

Manfaatkan aneka toples untuk menyimpan peralatan menggambar dan kerajinan tangan agar tidak berserakan ke mana-mana.
Agar tampilannya lebih menarik, hiasi tutupnya dengan miniatur hewan.

Anda pasti lelah membersihkan coretan si kecil di dinding kan?
Akali dengan memasang gulungan kertas pada dinding.
Harapannya, kertas inilah yang akan digambari.
Kamar pun jadi tampak lebih bersih.

Dinding yang kosong dapat dimanfaatkan sebagai tempat penyimpanan.
Pasang keranjang atau wadah kayu pada dinding dengan sekrup dan jadikan penyimpanan buku.

Mondar-mandi mengambil peralatan gambar dan kerajinan tangan akhirnya membuat anak malas mengembalikannya lagi.
Gunakan saja penyimpanan yang dapat dipindah-pindah.
Karena mudah dijangkau, anak pun segera mengembalikan peralatannya.
Nah, ada salah satu idenya yang dapat dicontek? (Ideaonline/Maulina Kadiranti)