Teknologi Li-Fi, Internetan Mengandalkan Cahaya Lampu Bohlam yang Bakal Singkirkan Wi-Fi

Pernahkah Anda membayangkan di masa depan nanti, kita tak perlu bersusah payah pasang beragam perangkat hanya untuk...

Insight
Ilustrasi Light Fidelity (LiFi) 

TRIBUNKALTIM.CO - Pernahkah Anda membayangkan di masa depan nanti, kita tak  perlu bersusah payah pasang beragam perangkat hanya untuk bisa internetan?

Cukup mengandalkan cahaya dari lampu bohlam, kita sudah bisa internetan mencari referensi di Google, hingga kepoin sosial medianya gebetan atau mantan. 

Mungkin sebagian besar dari kita bakalan berpikir jika hal itu merupakan sesuatu yang mustahil.

Baca: Niat Bayar Tagihan WiFi, Keponakan Anggota DPRD Berau Diciduk Polisi di Pasar Segiri

Maklum, beberapa perangkat yang digunakan untuk menyebarkan internet dalam proses bertukar data masih menggunakan sinyal atau gelombang seperti yang dilakukan oleh teknologi Wireles Fidelity atau yang lebih dikenal dengan sebutan WiFi.

Tapi tunggu dulu, nyatanya, WiFi yang kita kenal ini bukanlah puncak dari keajaiban teknologi komunikasi modern, lho.

Pasalnya, seorang profesor dari University of Edinburg, Harald Haas, baru aja menemukan satu teknologi nirkabel yang digadang-gadang bakal menjadi pengganti WiFI di masa depan.

Baca: Akses Internet Gratis Sama Sekali Tidak Ada, Puluhan Plang Hotspot Wifi Gratis hanya Pajangan

Bahkan, teknologi ini dikatakan punya kecepatan transfer paling kencang se-jagad.

Tidak percaya? Mendingan langsung simak penjelasan tentang Fidelity (LiFi).

Cara kerja

Fungsi dan cara kerja Li-Fi sebenarnya cukup sederhana.

Kita tidak perlu peralatan yang 'njelimet' untuk mendapatkan servis cepat dari internet paling kencang sejagat.

Sesuai namanya, teknologi ini sangat bergantung dengan yang namanya cahaya.

Halaman
12
Sumber: Hai
  • Berita Populer
    Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved