Diutamakan Putra Daerah
Dinkes PPU Usulkan Rekrut 12 Dokter PTT Daerah Bergaji Rp 6.5 juta- 7.5 Juta
Dinkes PPPU mengajukan rekrutmen 12 dokter baru menjadi pegawai titdak tetap (PTT) untuk memenuhi kekurangan dokter di Puskesmas PPU.
Penulis: Samir |
PENAJAM,TRIBUN- Dinas Kesehatan (Dinkes) Penajam Paser Utara (PPU) sudah mengusulkan untuk merekrut 12 Pegawai Tidak Tetap (PTT) Daerah khusus untuk dokter umum dan dokter gigi.
Untuk dokter umum sebanyak 9 orang dan 3 orang untuk dokter gigi, dan mereka akan ditempatkan di Rumah Sakit Pratama yang sedang dibangun di Sepaku dan sebagian lagi di puskesmas yang memiliki rawat inap.
Kepala Dinkes PPU, Arnold Wayong, Kamis (9/11) menjelaskan, untuk perekrutan dokter PTT ini akan memprioritaskan putra-putri Kabupaten PPU yang sudah menyandang gelar dokter umum maupun dokter gigi.
Untuk perekrutan nanti lanjutnya, maka syarat utama adalah mereka merupakan warga dan bertempat tinggal di Kabupaten PPU.
“Di Babulu, Sepaku dan Penajam itu sudah banyak lulusan dokter umum dan gigi, namun belum menjadi PNS. Mereka nanti lah yang akan kami rekrut untuk menjadi dokter PTT,” ucapnya.
Arnold meralasan merekrut dokter asal PPU, agar mereka konsentrasi dalam menjalankan tugas, karena dikhawatirkan bila dokter luar PPU tidak konsentrasi bekerja karena selalu ingin pulang.
Baca: Muridnya Sering Berkelahi di Sekolah, Guru di PPU Ini Punya cara Unik Berikan Hukuman Agar Jera!
Baca: DPC PBB Buka Pendaftaran 11-20 November Jaring Calon dan Wakil Bupati PPU
Baca: Fraksi Golkar PPU tak Setuju Disebut Memboikot Sidang Paripurna Dewan
Arnold mengatakan, untuk meminta dokter PTT pusat ke Kementerian Kesehatan cukup sulit karena syaratnya harus daerah terpencil. Sementara mereka akan ditempatkan di PPU yang bukan masuk kategori daerah terpencil.
Mereka yang telah lulus nanti lanjutnya, akan ditempatkan di Rumah Sakit Pratama di Sepaku dan di puskesmas yang telah memiliki rawat inap. Khusus untuk di Puskesmas Pratama minimal akan ditempatkan 4 dokter umum dan dokter gigi, sementara sisanya di puskemas yang memiliki rawat inap.
Ia mengungkapkan, sebagian puskesmas rawat inap hanya memiliki satu dokter umum padahal syaratnya minimal 2 orang agar mereka bisa bergantian dalam merawat pasien.
“Hanya Puskesmas Penajam yang miliki dokter lebih dari satu orang, tapi kalau puskesmas lain hanya satu. Padahal sejumlah puskesmas sudah rawat inap,” katanya.
Baca: Bosda tak Kunjung Cair, Enam Bulan Tidak Gajian, Begini Kisah Guru Swasta di PPU
Baca: Tiga Tahun ke Depan Semua Aset Pemkab PPU Wajib Sertipikat
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/kaltim/foto/bank/originals/dinkes-ppu-usulkan-rekrut-12-dokter-ptt-daerah-bergaji-rp-65-juta-75-juta_20171113_100550.jpg)