Rabu, 15 April 2026

Kolam Taman Adipura Balikpapan Mengering, Aroma Amis Merebak

Kondisi kolam yang sempat dikuras, dibersihkan oleh petugas taman nyatanya masih dalam proses pengerjaan.

Penulis: Budi Susilo |
TRIBUN KALTIM/BUDI SUSILO
Anak-anak sekolah dasar mengunjungi Taman Adipura Balikpapan saat kolam dalam kondisi mengering di Jalan Amad Yani, Karang Rejo, Balikpapan Tengah, Provinsi Kalimantan Timur pada Sabtu (10/2/2018) pagi. Kolam taman ini sengaja dikeringkan untuk dilakukan normalisasi membersihkan kolam dari lumpur dan sampah. 

Aroma amis begitu mengental, aromanya masuk ke dalam lubang hidung, memang benar-benar bau ikan.

Satu di antara pengunjung saat kolam taman sedang kering, terungkap dari Lutfi Rifari, harapannya kolam segera dibenahi, kolam terisi lagi air supaya bisa dimanfaatkan lagi. Kalau kolam kering, taman tidak enak dilihat, seakan tidak indah.

Baca: Bayangkan. . . Matahari Mendingin, Apa yang Terjadi Pada Bumi Selanjutnya?

“Ikannya semua pada mati. Mau mengambil yang masih hidup juga susah. Berlumpur. Kolamnya bisa diisi air lagi. Supaya bisa mancing lagi. Saya kadang sering mancing disini,” ungkap bocah yang masih duduk dibangku Sekolah Dasar Negeri 024 Balikpapan Tengah ini.

Di kolam tersebut memang banyak bangkai ikan-ikan yang sudah mengering mati, seperti di antaranya ada ikan cere yang ukuran tubuhnya kecil dan ikan sapu-sapu. Proses pengurasan air dilakukan sejak Kamis (7/2/2018) pagi.

Untuk melakukan pengurasan kolam Taman Adipura ini membutuhkan satu buah mesin disel penyedot air, dilengkapi satu kendaraan alat berat pengeruk lumpur dan empat unit truk pengangkut tanah lumpur.

Baca: Terungkap, Musim Liburan Bikin Pasangan Lebih Semangat Bercinta

Menurut Helmi, Koordinator Normalisasi Kolam Taman Adipura Dinas Pekerjaan Umum Kota Balikpapan, menjelaskan, tujuan pengurasan kolam untuk membersihkan lingkungan taman.

“Kami angkat sampah-sampah, lumpur. Supaya bersih, nyaman dikunjungi,” ujarnya.

Ditempat terpisah, Kepala Dinas Lingkungan Hidup Kota Balikpapan, Suryanto, menuturkan, keberadaan Taman Adipura Kota Balikpapan dibangun untuk meningkatkan warga Balikpapan sadar hidup bersih.

“Selalu konsisten menjaga dan mempertahankan kota yang ramah lingkungan. Balikpapan selalu langganan menerima penghargaan Adipura,” ungkapnya.

Melalui pembuatan Taman Adipura, Suryanto berharap, warga selalu ingat untuk selalu bergaya hidup bersih.

Selain bangga Kota Balikpapan diberikan penghargaan namun warganya tidak lupa setelah diberi penghargaan, seharusnya kota mesti tetap paling bersih di antara kota-kota lainnya di Indonesia. (*)

Sumber: Tribun Kaltim
Halaman 2/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved