Anggana Banyak Dipilih jadi Ibukota Kutai Pesisir, Ini Alasannya
Masyarakat menunggu hasil keputusan dari kajian objektif pemekaran dari pemerintah pusat.
Penulis: Budi Susilo |
Termasuk juga ada sumber minyak gas yang telah dikelola oleh perusahaan Pertamina dan VICO Indonesia.
Selain itu, dekat pelabuhan tersebut ada dua pasar rakyat yang menjadi pusat pergerakan ekonomi masyarakat.
Muara Jawa Pesisir yang berada di Handil Dua juga dipadati penduduk, terutama warga bermatapencahariaan nelayan.
Banyak orang yang mengira, Kutai Pesisir, khususnya Muara Jawa, hanya mengandalkan sumber daya alam migas. Padahal tidak. Muara Jawa memiliki kekayaan alam yang diberikan langsung oleh Tuhan berupa perairan sungai muara dan lautan yang luas.
“Hasil perikanan daerah kami (Muara Jawa) sudah dikenal. Kepiting tangkapan kami sering dibeli sama restoran-restoran yang ada di Balikpapan. Pasokan kepiting dari Balikpapan banyak yang mengambil di Muara Jawa,” ungkap Andi, yang memiliki helai rambut yang lurus ini.
Menurut Andi, kini Tim Sukses Pemekaran Kutai Pesisir sedang menunggu peran serta dari Universitas Mulawarman dalam mencari formula tepat menggali pendapatan asli daerah Kutai Pesisir di luar dari sektor migas.
“Daerah kami di pesisir, menonjol di perikanan dan kelautan. Daerah kami sebagian besar di pesisir, Alhamdulillah begitu melimpah. Hasil ikan, udang, kepiting, sangat luar biasa. Banyak mengambil hasilnya dari Sungai Mahakam,” ungkapnya.
Termasuk, di bidang agrobisnis kawasan Kutai Pesisir tidak kalah dengan daerah lainnya. “Pertanian kami (Kutai Pesisir) sudah mumpuni, dikenal. Kami ada kelapa sawit di Muara Kembang, kebun karet juga ada,” katanya.
Sebelum Pencoblosan Segera Lakukan Paripurna Kutai Pesisir!
Perjuangan pemekaran Kabupaten Kutai Kartanegara (Kukar) di tingkat legislatif dan tatanan eksekutif kabupaten dan provinsi, bisa dibilang mulus.
Semua sudah menyatakan positif terhadap pendirian Kaupaten Kutai Pesisir.
Saat ini hanya menunggu rapat paripuran di tingkat Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kukar, membahas soal pemantapan pembentukan Kabupaten Kutai Pesisir.
Warga masyarakat berharap, pelaksanaan paripurna Kutai Pesisir dilangsungkan sebelum masa pencoblosan pemilihan Gubernur dan Wakil Gubernur Kalimantan Timur (Kaltim).
Hal ini disampaikan kepada Tribun melalui Andi Firman, Sekretaris Umum Tim Sukses Pemekaran Kutai Pesisir, belum lama ini, yang menegaskan, pelaksanaan paripurna di DPRD Kukar soal pembentukan Kutai Pesisir sebaiknya dilangsungkan sebelum pemungutan suara, supaya tidak terjadi hal-hal yang tak diinginkan.
“Jangan terkesan nantinya kita dimanfaatkan dalam pilkada. Perjuangan pemekaran Kutai Pesisir murni perjuangan, bukan ada kaitannya pemenangan kandidat tertentu dalam pilkada,” ujarnya.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/kaltim/foto/bank/originals/warga-timses-kutai-pesisir_20180309_093838.jpg)