Minggu, 12 April 2026

Pesut Bentong Jadi Kapal Wisata Kelima di Sungai Mahakam

Syafruddin menuturkan, Samarinda merupakan kota yang indah dengan Sungai Mahakam yang membelahnya.

Penulis: Rafan Dwinanto |
TRIBUN KALTIM / RAFAN DWINANTO
Ratusan undangan ikuti pelayaran perdana kapal wisata Pesut Bentong 

Laporan Wartawan Tribun Kaltim, Rafan A Dwinanto

TRIBUNKALTIM.CO, SAMARINDA - Kapal Wisata kelima di Sungai Mahakam resmi dioperasikan.

Peresmian kapal yang diberi nama Pesut Bentong ini dilakukan oleh Kepala Dinas Pariwisata (Dispar) Kaltim, Syafruddin Pernyata, Kamis (10/5/2018).

Sekitar 150 penumpang turut serta dalam pelayaran perdana kapal berkapasitas 175 penumpang ini. Kesenian Madihin dan shalawat mewarnai prosesi peresmian kapal, tersebut.

Syafruddin menuturkan, Samarinda merupakan kota yang indah dengan Sungai Mahakam yang membelahnya.

 

"Bagi orang Samarinda, naik kapal di sungai mungkin biasa. Tapi, bagi warga daerah lain yang tidak biasa, naik kapal di sungai itu sesuatu," ujar Syafruddin.

Potensi wisata Sungai Mahakam, menggunakan kapal wisata, kata Syafruddin, semakin dikenal dunia luar.

Bahkan, pernah ada turis dari Tiongkok yang berlibur ke Surabaya, akhirnya meneruskan perjalanan ke Samarinda, khusus untuk berwisata naik kapal di Sungai Mahakam.

"Pernah juga ada reuni SMP Blitar, angkatan lama. Kebetulan salah satu alumninya tinggal di Samarinda dan mengajak rekannya untuk reuni ke Samarinda pakai kapal wisata," ujar Syafruddin.

Meski demikian, seperti di dunia bisnis pada umumnya, pelaku bisnis kapal wisata juga dituntut kreatif dan inovatif. Syafruddin menyebut, di industri pariwisata juga berlaku hukum alam.

 
 

"Siapa yang kreatif, inovatif, pasti akan eksis. Tapi bagi yang tidak, yakinlah pasti nanti akan ditinggal konsumen," jelasnya.

Tidak berhenti di lima kapal wisata, Syafruddin mengaku mendengar ada salah seorang pengusaha kapal di Samarinda, yang juga akan masuk ke bisnis kapal wisata ini.

"Hanya sepertinya tidak dalam waktu dekat ini. Katanya kapalnya kapal besi. Lantai 2. Di bawah untuk restaurant dan di atasnya untuk wisata," tuturnya. (*)

Sumber: Tribun Kaltim
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved