Gempa dan Tsunami Sulteng

Dapat Dispensasi Kuliah, Mahasiswa Pecinta Alam Asal Samarinda Bergabung dengan Tim SAR di Sulteng

Terdapat delapan mahasiswa pecinta alam yang berangkat guna turut serta dan bergabung dengan tim SAR lainnya.

HO/Imapa Unmul
Mahasiswa Pecinta Alam yang terdiri dari Imapa Unmul dan Gempa IAIN berangkat ke Palu guna bergabung dengan tim SAR lainnya dalam proses SAR korban gempa tsunami Donggala-Palu, Sulawesi Tengah, Selasa (2/10/2018). 

Sejumlah perlengkapan dari Samarinda pun dibawa untuk menunjang aktivitas selama berada di Palu dan sekitarnya, mulai dari kelengkapan keamanan hingga alat kesehatan.

Mahasiswa yang berangkat ke lokasi bencana pun memiliki sejumlah keahlian dibidang SAR, mulai dari water rescue, hingga di bidang kesehatan.

"Kita sudah beberapa kali turut serta dalam proses SAR di lokasi bencana, dan teman-teman yang berangkat juga sudah siap dan paham terkait dengan proses SAR," terangnya.

Nantinya, mahasiswa tersebut akan bertugas hingga tanggal 7 Oktober 2018.

"Rencananya sampai 7 Oktober, nanti lihat kondisi saja. Sampai di sana tentunya kita akan bergabung dengan tim SAR lainnya. Kita juga koordinasi dengan teman-teman Mapala (Mahasiswa Pecinta Alam) di sana," tutupnya. (*)

Sumber: Tribun Kaltim
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved