Jumat, 12 Juni 2026

Berita Video

Mobil Listrik Karya Mahasiswa ITK, Begini Penampakan Enggang Evo 2 dan Bedanya dengan Enggang Evo 1

Sejumlah mahasiswa Institut Teknologi Kalimantan (ITK) kembali meluncurkan sebuah mobil listrik Enggang Evo 2.

Tayang:
Penulis: tribunkaltim | Editor: Amalia Husnul A
tribunkaltim.co
Inilah mobil listrik Enggang Evo 2 karya mahasiswa ITK 

Mobil Listrik Karta Mahasiswa ITK, Begini Penampakan Enggang Evo 2 dan Bedanya dengan Enggang Evo 1

Laporan wartawan tribunkaltim.co, Cahyo Wicaksono Putro dan Andrias Hillbert Lapian

TRIBUNKALTIM.CO, BALIKPAPAN - Sejumlah mahasiswa Institut Teknologi Kalimantan (ITK) kembali meluncurkan sebuah mobil listrik Enggang Evo 2. Mobil dengan tempat duduk tunggal ala mobil Formula 1 diluncurkan di kampus ITK Kawasan Industri Kariangau, Balikpapan, Kalimantan Timur.

"Ini langkah awal dan ke depannya kami akan terus sempurnakan," kata Herdy Aditya, mahasiswa Fakultas Teknik Mesin yang memimpin 15 rekannya mengembangkan mobil tersebut, saat ditemui di Balikpapan, Jumat (26/10/2018).

Para mahasiswa Teknik Mesin dan Teknik Elektro ITK Balikpapan bergabung mengerjakan proyek ini. Mobil prototipe ini bisa melaju hingga kecepatan 70 kilometer per jam.

Enggang Evo2 Mobil Formula 1 Karya Mahasiswa ITK Balikpapan , Ini Laju Kecepatannya

VIDEO - Begini Aksi Enggang Evo 1, Mobil Listrik Pertama di Kalimantan Karya Mahasiswa ITK

Tanpa Peran Presiden, Mobil Listrik di Indonesia Tidak Akan Terwujud

Sistem gerak mobil, yaitu mesin, transmisi, suspensi, pengereman, dan aerodinamis dikerjakan oleh mahasiswa Teknik Mesin.

Sedangkan mahasiswa Teknik Elektro mengerjakan sistem kelistrikan mobil, menyiapkan panel-panel indikator, termasuk menghitung kekuatan aki yang diperlukan untuk menggerakkan mobil.

Kemudian lanjut Herdy, mobil ini akan diikutsertakan pada ajang kompetisi mobil listrik yang diselenggarakan Politeknik Negeri Bandung, 14 November 2018.

Pada lomba itu akan diuji kemampuan akselerasi, efisiensi tenaga, kekuatan menanjak, slalom, dan pengereman. Mobil itu menggunakan empat roda mobil, sekalian dengan rem cakram dan kalipernya sebagai penyalur daya mesin untuk bergerak.

Rangka atau chasis dibuat dari pipa besi 17 mm dengan badan dari pelat alumunium.

Sejumlah stiker nama sponsor ditempel di badan mobil tersebut, seperti stiker Pertamina menjadi yang paling besar di antara lainnya.

Sumber: Tribun Kaltim
Halaman 1/3
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved