114 Muda Mudi Samarinda Audisi Duta dan Putri Wisata Samarinda, Begini Keseruannya
Pemuda dan Pemudi Kota Samarinda ikuti audisi Duta Wisata tahun 2019 Kota Samarinda, Kalimantan Timur begini harapan mereka di audisi Kota Samarinda
Penulis: Rafan Dwinanto | Editor: Budi Susilo
Laporan Tribun Kaltim Rafan A Dwinanto
TRIBUNKALTIM.CO, SAMARINDA - Sebanyak 114 muda mudi Samarinda adu talenta untuk menjadi The Next Duta Wisata Samarinda, dan Putri Pariwisata Samarinda 2019.
Audisi Duta Wisata ini berlangsung di Cafe Yens Delight, Jalan Juanda Kota Samarinda, Provinsi Kalimantan Timur pada Selasa (26/2/2019).
Dari 114 peserta audisi ini, hanya 45 putra putri terpilih yang akan mengikuti proses final pemilihan Duta Wisata dan Putri Pariwisata Samarinda 2019.
Rosano Barak, Ayah Reino Barack ternyata Bukan Orang Sembarangan, Ini Sosoknya
Manajer Madura FC Desak Hidayat Ungkap Oknum PSS Sleman yang Terlibat Match Fixing
BREAKING NEWS - Pensiunan Polri Tewas di Sungai Mahakam, Diduga Bunuh Diri Lompat dari Jembatan
"Besok kita umumkan 15 putri duta wisata, 15 putra duta wisata, dan 15 putri pariwisata 2019, yang masuk babak final," ujar Kepala Dinas Pariwisata Samarinda, m Faisal, usai menyeleksi beberapa peserta audisi.
Pada tahap audisi ini, para peserta harus melalui seleksi wawancara dari empat kategori juri. Ada juri yang berasal dari Dinas Pariwisata, profesional, hingga alumnus putri dan duta wisata Samarinda yang berhasil menjadi juara di Kaltim.
"Selanjutnya, 45 finalis ini akan kita polling selama sebulan," kata Faisal.
Sejak dinyatakan lolos sebagai finalis, hingga malam grand final 20 Maret nanti, para finalis akan mendapatkan sejumlah pembinaan.
Mulai wawasan mengenai pariwisata di Kota Tepian, pelatihan public speaking, kemampuan Bahasa Inggrisnya dilatih lagi, sampai bakti sosial ke Sungai Karang Mumus (SKM).
Seperti pemilihan duta dan putri pariwisata pada umumnya, kata Faisal, para finalis dituntut memiliki kriteria 3B. Yakni Brain, Behavior dan Beauty. Faisal menambahkan satu B lainnya yakni Berprestasi.
Melihat Makam Tua Belanda di Asrama Bukit Balikpapan, Batu Nisan Bertuliskan Gaya Belanda
"Beautiful itu penting. Karena itu basic. Namun, sikap (behavior) juga penting. Begitu pula dengan wawasan (brain). Cantik, sikapnya baik, tapi wawasannya tak ada, kan tak bisa juga.
Nah, sekarang kita tambah lagi, harus berprestasi. Jadi nanti ada ujian dimana mereka harus menunjukkan bakat yang dimiliki. Entah musik, teater, atau apa saja," kata Faisal.
Beberapa tahun belakangan ini, lanjut Faisal, para finalis duta dan putri wisata juga diwajibkan menguasai Bahasa Inggris.
VIDEO - TNI Bangun Jalan, Bisa Pangkas Jarak Tempuh 20 Km
Guru SD Islam Terpadu Ini Diduga Berbuat Amoral Pada Murid, Begini Sekarang Nasibnya
Pengurangan Kuota Produksi Barubara Kaltara, Ini Sikap Perusahaan dan Langkah Gubernur
"Bahkan, yang bisa beberapa bahasa, malah lebib bagus. Tadi ada yang saya tanya dia bisa 3-4 bahasa. Karena, kemampuan bahasa sudah menjadi tuntutan pariwisata saat ini," urainya.
Diharapkan, para duta dan putri pariwisata terpilih nantinya, bisa menjadi penyambung lidah, mengenai informasi pariwisata kepada kaum millenial.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/kaltim/foto/bank/originals/duta-duti-wisata-samarinda-2019.jpg)