Buntut Guru Cabuli Murid SD di Penajam, PGRI dan DPRD Tekankan Rekrut Guru Mesti Dites Psikolog
Seorang guru di Penajam lakukan pencabulan terhadap murid SD. Pihak DPRD dan PGRI tekankan sekarang rekrut guru wajib ada tes psikologi. Tak ada lagi
Penulis: Samir | Editor: Budi Susilo
Ia mengatakan penangkapan tersangka ini setelah menerima laporan dari otangtua korban.
Sampai saat ini lanjutnya, sudah ada 9 anak yang menjadi korban dan tak menutup kemungkinan akan bertambah.
Dalam melakukan aksinya, pelaku yang merupakan pengajar di sekolah tersebut, mengajak para korban untuk nonton film kartun.
Dijenguk Besan, Ani Yudhoyono Sampaikan Permintaan Maaf Gara-gara Hal Ini
Kabar Gembira! Momo Geisha Dikabarkan Telah Melahirkan, Ini Nama Sang Bayi
Prabowo Sebut Kekayaan Negeri Dikuasai 1 Persen Elite, Sandiaga Uno : Saya & Prabowo Masuk Elit itu
Saat nonton film kartun lanjutnya, korban mulai digerayangi termasuk memegang alat kelamin korban.
"Rata-rata korban ini berumur 7-8 tahun. Kami masih mengembangkan karena kemungkinan korban masih akan bertambah, " jelasnya.
Sabil mengatakan, pelaku memang cukup mudah melancarkan aksinya karena yang bersangkutan sebagai pengajar di sekolah tersebut.
Untuk pelaku, lanjutnya, akan dijerat Pasal 82 ayat 1 Undang-undang nomor 17 Tahun 2016 mengenai Perlindungan Anak, dengan ancaman 15 tahun penjara.
Lima Hal Makam Tua Belanda Asrama Bukit Balikpapan, Wabah Malaria Sampai Kuburan Rusak Berlumut
Sebentar Lagi Piala Asia U23, Pelatih Indra Sjafri Tidak akan Panggil Pemain Yang Seperti Ini
Kabar Gembira! Momo Geisha Dikabarkan Telah Melahirkan, Ini Nama Sang Bayi
Sabil menghimbau kepada para orangtua untuk mengawasi anaknya termasuk menanyakan mengenai proses belajar mengajar di sekolah.
Sementara dalam kasus ini, Polres mengamankan baju korban dan handpone terangka.
"Kami sudah buka handpone tersangka tidak ditemukan ada film atau foto porno, " ujarnya. ( )
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/kaltim/foto/bank/originals/pelaku-cabul-1.jpg)