Perjalanan Chef Juna: Geng Motor, Overdosis, Masuk Sekolah Pilot, hingga Tak Sengaja Belajar Masak

Teknik-teknik yang ditunjukkan Chef Juna saat memasak jelas dikuasai bukan dengan proses yang mudah dan sebentar.

Perjalanan Chef Juna: Geng Motor, Overdosis, Masuk Sekolah Pilot, hingga Tak Sengaja Belajar Masak
KOMPAS.com/ANDREAS LUKAS ALTOBELI
Chef Juna 

TRIBUNKALTIM.CO - Ajang Masterchef Indonesia edisi kelima tahun 2019 kembali tayang di tanah air. Satu di antara hal yang mencuri perhatian adalah jurinya, yakni Chef Juna, Chef Renatta Moeloek, dan Chef Arnold.

Nama pertama yang disebut, Chef Juna atau yang memiliki nama lengkap Junior Rorimpandey, merupakan salah satu juri Masterchef Indonesia yang dikenal memiliki karakter khas.

Ya, selama beberapa edisi menjadi juri Masterchef, Chef Juna memang dikenal sebagai sosok yang galak, tegas, disiplin, namun tetap profesional.

Teknik-teknik yang ditunjukkan Chef Juna saat memasak jelas dikuasai bukan dengan proses yang mudah dan sebentar.

Chef Juna yang merupakan kelahiran Manado, 20 Juli 1975 ini adalah seorang koki spesialis makanan Jepang dan Perancis yang telah menghabiskan waktu selama kurang lebih 12 tahun di luar negeri.

Perjalanan Chef Juna menjadi seorang koki tidaklah mudah.

Dilansir TribunJabar.id dari berbagai sumber, Minggu (10/3/2019), pada saat berusia 17 tahun, Juna dikenal sebagai anak yang berandalan.

Di umur yang masih tergolong sangat muda itu, Juna bahkan membuat geng bernama Bad Bones.

Baca juga:

Bantah Pernyataan Ketum PPP Romahurmuziy, Aa Gym: Saya Punya Pilihan, Saya Tidak Netral

Tagar 'ILC Sambhar Menyambar' Trending di Twitter, Mustofa Nahrawardaya Sarankan Cari Tema Lain

Halaman
1234
Editor: Kholish Chered
Sumber: Tribun Jabar
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved