Meski Bermanfaat, Earth Hour Pernah Dikirik Gara-gara Diduga jadi Penyebab Warga Tewas di Lakalantas
Ada sejumlah pertanyaan yang kerap dilayangkan masyarakat ketika hadir di aksi Earth Hour. Salah satunya, seberapa besar manfaatnya?
Penulis: Doan Pardede | Editor: Januar Alamijaya
4. Bandara Sultan Aji Muhammad Sulaiman Sepinggan - Balikpapan
5. Bandara Frans Kaisiepo - Biak
6. Bandara Sam Ratulangi - Manado
7. Bandara Syamsudin Noor - Banjarmasin
8. Bandara Ahmad Yani - Semarang
9. Bandara Adisutjipto - Yogyakarta
10. Bandara Adi Soemarmo - Surakarta
11. Bandara Internasional Lombok - Lombok Tengah
12. Bandara Pattimura - Ambon
13. Bandara El Tari - Kupang
Kritik Earth Hour
Selain memberikan manfaat, pelaksanaan Earth Hour juga ternyata beberapa kali menuai kritik. Berikut sejumlah kritik yang sudah dirangkum dari wikipedia.
- Christian Science Monitor mengatakan bahwa banyak lilin terbuat dari parafin, sebuah hidrokarbon berat yang diolah dari minyak bumi, suatu bahan bakar fosil, dan bergantung pada banyaknya lilin yang dinyalakan satu orang (bila menggunakan lilin ketika Earth our), benar atau tidak mereka biasanya menggunakan lampu fluorescent compact, dan sumber energi apa yang digunakan untuk memberikan listrik bagi mereka, dalam beberapa hal, menggantikan bola lampu dengan lilin akan menyebabkan peningkatan, daripada penurunan emisi karbon dioksida.
- Sebuah perayaan alternatif "Human Achievement Hour" dipromosikan oleh think tank liberal Competitive Enterprise Institute untuk merayakan kemajuan atas kemakmuran manusia. Partisipan perayaan ini diminta untuk "merayakan pencapaian kemanusiaan seperti makan malam, menyaksikan film, berkendara, menyalakan penghangat di rumah".
- Ayn Rand Institute menulis, "Orang-orang menghabiskan enam puluh menit dalam kegelapan, aman dalam arti bahwa keuntungan dari lingkungan industri hanya beda satu saklar saja... Lupakan satu jam dengan padamkan lampu. Bagaimana dengan Earth Month... Coba habiskan satu bulan dalam kegelapan tanpa penghangat, listrik, kulkas; tanpa pembangkit listrik atau generator; tanpa produk pembantu, hemat waktu, dan penyelamat yang menjadi mungkin bila ada energi listrik."
- Meskipun mendukung Earth Hour, "Carbon Sense Coalition" menginginkan agar Earth Hour berganti nama menjadi "Blackout Night," dan diadakan pada hari terpendek dan terdingin pada satu tahun"... untuk mempersiapkan penduduk dunia untuk hari-hari gelap mendatang".
- Bjorn Lomborg, pengarang The Skeptical Environmentalist, menulis, "Sudah seharusnya menjadikan tenaga surya dan teknologi baru lainnya lebih murah dari bahan bakar fosil secara cepat sehingga kita dapat mengurangi sumber energi karbon lebih banyak daripada satu jam dan membuat planet ini terus beraktivitas... Bahan bakar fosil memberikan kita pencerahan, dengan menerangi dunia kita dan memberikan kita perlindungan dari berbagai masalah. Sangat ironis bahwa simbolisme murni hari ini harus dikembalikan ke era kegelapan."
- Pada 29 Maret, satu hari setelah Earth Hour 2009, harian Dân Trí menerbitkan artikel mengenai dampak lain dari Earth Hour. Dikhawatirkan bahwa banyak pemuda memilih untuk berkendara keliling kota yang dipadamkan untuk bersenang-senang, menghabiskan bahan bakar dibandingkan listrik dan mengakibatkan kemacetan lalu lintas yang panjang.
- Selama Earth Hour 2010 di kota Uusikaupunki, Finlandia, seorang pengendara motor wanita berusia 17 tahun menabrak seorang pria berusia 71 tahun yang sedang berjalan di jalanan ketimbang di trotoar atas alasan yang tidak diketahui. Pria tersebut meninggal sementara pengendara sepeda motor dan penumpangnya tidak apa-apa. Pada waktu itu, lampu jalanan dipadamkan sebagai bagian dari Earth Hour. Polisi menyatakan bahwa ketiadaan penerangan jalan turut ambil bagian dalam kecelakaan ini, sementara wali kota mengatakan penerangan jalan terlalu remang untuk mencegah kecelakaan tersebut.
- Jeremy Clarkson, pembawa acara program Top Gear di BBC, mengaku bahwa ia menyalakan semua peralatan listrik di rumahnya sebagai protes terhadap dampak semu Earth Hour dengan mengklaim bahwa kegiatan ini tidak memberi dampak apapun terhadap perubahan iklim.
(Tribunkaltim.co/Doan Pardede)
Follow Instagram Tribunkaltim.co di bawah ini:
Subscribe Youtube Channel Tribunkaltim.co di bawah ini:
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/kaltim/foto/bank/originals/aksi-earth-hour-akan-kembali-digelar-pada-sabtu-3032019.jpg)