Pilpres 2019

Mengapa Pendukung Paslon 02 Prabowo-Sandiaga Lebih Militan dari Pendukung Paslon 01 Jokowi-Ma'ruf?

Pendukung pasangan capres-cawapres nomor urut 02 Prabowo Subianto-Sandiaga Uno saat ini lebih militan pasangan calon Nomor 01 Jokowi-Ma'ruf Amin.

Mengapa Pendukung Paslon 02 Prabowo-Sandiaga Lebih Militan dari Pendukung Paslon 01 Jokowi-Ma'ruf?
ANTARA FOTO/Hafidz Mubarak A/foc.Hafidz Mubarak A
Mengapa Pendukung Paslon 02 Prabowo-Sandiaga Lebih Militan dari Pendukung Paslon 01 Jokowi-Ma'ruf? 

TRIBUNKALTIM.CO -- Peneliti dari Lingkaran Survei Indonesia (LSI) Denny JA, Adjie Alfaraby, menilai, pendukung pasangan capres-cawapres nomor urut 02 Prabowo Subianto-Sandiaga Uno saat ini lebih militan dibandingkan para pendukung pasangan nomor urut 01 Joko Widodo-Ma'ruf Amin.

Menurut Adjie, hal itu merupakan suatu fenomena yang umum terjadi, sebab pendukung petahana rata-rata adalah mereka yang merasa aman dan yakin capresnya akan terpilih kembali berdasarkan kinerja.

"Pertama karena petahana punya track record soal kinerja kemudian punya struktur tim yang lebih kuat sehingga militansinya kurang dbandingkan mereka yang melawan (oposisi)," ujar Adji dalam diskusi yang digelar Indonesian Public Institute (IPI) di Cikini, Jakarta Pusat, Selasa (9/4/2019).

Prabowo Klaim Kampanye Akbar Dihadiri 1 Juta Pendukung, Moeldoko: Dari Hong Kong, 1 Juta dari Mana?

Survei Internal BPB Sebut Prabowo 62% dan Jokowi 38%, Fadli Zon: Pak Prabowo Sudah Menang

Rap Battle Jokowi vs Prabowo ala Youtuber Dovi dan Jovi, Jadi Trending YouTube Nomor 3!

 

 

Selain itu, lanjut Adjie, para pendukung pasangan calon penantang, merupakan kelompok masyarakat yang umumnya kecewa terhadap kinerja petahana.

Sebagai oposisi, mereka cenderung berupaya agar petahana tidak terpilih kembali.

Adjie juga menilai, tingginya militansi dipengaruhi oleh isu identitas.

"Sehingga ada keinginan yang sangat besar untuk bagaimana agar petahana ini tidak kembali terpilih. Militansi secara psikologis memang sudah berbeda di situ," kata Adjie.

pendukung pasangan capres dan cawapres nomor urut 02, Prabowo Subianto dan Sandiaga Uno mengikuti kampanye akbar di Stadion Gelora Bung Karno, Senayan, Jakarta Pusat, Minggu (7/4/2019).
pendukung pasangan capres dan cawapres nomor urut 02, Prabowo Subianto dan Sandiaga Uno mengikuti kampanye akbar di Stadion Gelora Bung Karno, Senayan, Jakarta Pusat, Minggu (7/4/2019). (Warta Kota/Angga Bhagya Nugraha)

Prabowo Ungkap Alasannya tak Mau Menyalami Pendukung Saat Kampanye di Palembang

Tutup Suara di Daerah Lain, Jokowi Minta Pendukungnya Kerja Keras agar Menang Besar di Jateng

Kampanye Akbar Prabowo-Sandiaga di Stadion Utama Gelora Bung Karno, Panitia Target 1 Juta Pendukung

SBY Kritik Kampanye Akbar Prabowo-Sandiaga di GBK, Mengapa Demokrat Menyerang Jagoannya Sendiri?

Demokrat Bantah AHY Tak Hadiri Kampanye Akbar Prabowo di GBK karena Dilarang SBY

"Kemudian diikat juga dengan isu identitas sehingga militansinya lebih kuat," lanjut dia.

Sebelumnya, Adjie mengatakan, jika mengacu pada riset sejumlah lembaga dan hasil survei Litbang Kompas, tingkat militansi para pendukung terlihat dari beberapa aspek.

Misalnya diukur dari kesediaan pendukung untuk ikut mengampanyekan pasangan calon yang didukungnya.

Halaman
12
Editor: Trinilo Umardini
Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved