Pilpres 2019

Selain Prabowo Akan Kalah di MK, Faldo Maldini Juga Sebut Peluang Dilakukan Pemilu Ulang Masih Ada

Selain membeberkan sejumlah alasan kenapa Prabowo tidak bisa menang di MK, Faldo Maldini memberikan pesan pada pendukung paslon nomor urut 01

Selain Prabowo Akan Kalah di MK, Faldo Maldini Juga Sebut Peluang Dilakukan Pemilu Ulang Masih Ada
Capture YouTube
Faldo Maldini menjadi narasumber di Program iNews Pagi, Jumat (5/10/2018). 

TRIBUNKALTIM.CO - Juru bicara Badan Pemenangan Nasional (BPN) Prabowo Subianto-Sandiaga Uno, Faldo Maldini membuat video berjudul 'Prabowo Tidak Akan Menang Pemilu di MK'.

Dalam video yang diunggah di akun YouTube channel-nya, Wasekjen PAN itu membeberkan sejumlah alasan kenapa Prabowo tidak bisa menang di MK.

Ia juga memberikan pesan pada pendukung paslon nomor urut 01, Joko Widodo (Jokowi)-Ma'ruf Amin.

Reaksi BPN

Sekretaris Jenderal (Sekjen) Partai Berkarya, Priyo Budi Santoso menyayangkan inkonsistensi Faldo Maldini dalam mendukung Prabowo-Sandiaga Uno.

Priyo menyayangkan dalam waktu-waktu sebelum ini, Faldo merupakan andalan Badan Pemenangan Nasional  (BPN) Prabowo-Sandiaga dalam menyuarakan dukungan kepada paslon nomor urut 02 tersebut.

“Jelas kemarin Faldo adalah andalan juru bicara kubu 02, sekarang komentar seperti itu ya terserah, saya tidak ikut, saya hormati saja,” ungkap Priyo saat ditemui di posko BPN Prabowo-Sandiaga di  Selong, Kebayoran Baru, Jaksel, Senin (17/6/2019).

Wakil Ketua Badan Pemenangan Nasional pasangan Prabowo Subianto-Sandiaga Uno (BPN) Priyo Budi Santoso
Wakil Ketua Badan Pemenangan Nasional pasangan Prabowo Subianto-Sandiaga Uno (BPN) Priyo Budi Santoso (KOMPAS.COM/ACHMAD FAIZAL)

Priyo menegaskan, BPN tak mau ambil pusing soal sikap Faldo Maldini itu dan menyerahkan sepenuhnya  kepada publik untuk menilai.

Ia mengatakan dirinya akan tetap bersama Prabowo-Sandiaga dalam menghadapi jalur hukum sengketa  Pilpres 2019 di MK.

“Sebenarnya sah saja tokoh muda seperti Faldo menyampaikan hal tersebut, mungkin maksudnya baik tapi saya tidak tahu. Kalau dari segi tata krama cocok atau tidak biarkan publik yang menilai, saya tidak mau komentar, kalau saya memilih jalur terhormat tetap membela Prabowo-Sandi sampai menit terakhir menurut undang-undang,” pungkas Priyo Budi Santoso.

Halaman
1234
Editor: Doan Pardede
Sumber: Tribunnews
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved