Dua Alasan Hakim Saldi Isra Tak Bacakan Surat Haris Azhar yang Enggan Bersaksi untuk Prabowo-Sandi

Hakim Mahkamah Konstitusi Saldi Isra menolak membacakan Surat penolakan Haris Azhar bersaksi untuk kubu Prabowo-Sandi

Dua Alasan Hakim Saldi Isra Tak Bacakan Surat Haris Azhar yang Enggan Bersaksi untuk Prabowo-Sandi
(Fabian Januarius Kuwado)
Hakim Mahkamah Konstitusi Saldi Isra. 

TRIBUNKALTIM.CO - Aktivis HAM, Haris Azhar menolak bersaksi untuk kubu Prabowo-Sandi dalam sidang ketiga sengketa Pilpres 2019 di Mahkamah Konstitusi.

Penolakan itu disampaikan HAris Azhar melalui Surat kepada Mahkamah Konstitusi.

Hakim Konstitusi Saldi Isra mengatakan Majelis Hakim memutuskan tidak membacakan surat penolakan kesaksian Haris Azhar di ruang persidangan dalam sidang ketiga, Rabu (19/6/2019).

Saldi Isra mengatakan ada dua alasan terkait hal tersebut, yakni surat tersebut ditujukan untuk Majelis Hakim Konstitusi dan untuk menghormati waktu.

Untuk menghormati waktu.
Tidak perlu dibacakan karena suratnya bukan kepada kuasa pemohon tapi kepada kami, Mahkamah Konsitusi. Kita putuskan begitu," tegas Saldi Isra.

Saldi Isra menegaskan hal tersebut setelah sebelumnya, kuasa hukum paslon 01 Ali Nurdin meminta kepada majelis hakim untuk membacakan surat itu di persidangan.

 

Berkaitan dengan saudara Haris Azhar tadi disebutkan menyampaikan surat.

Status surat itu sebagai apa?

Berarti kan tidak ditambah lagi saksinya bukan mengganti lagi Haris Azhar.

Itu penting bagi kami.

Kedua kalau boleh tahu apa isi surat itu," kata Ali.

Halaman
1234
Editor: Rafan Arif Dwinanto
Sumber: Tribunnews
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved