Breaking News
Jumat, 24 April 2026

Banjir di Samarinda

Tanggap Darurat Banjir Samarinda Diperpanjang 21 Juni, Posko Bengkuring Disiagakan 24 Jam Non Stop

Ada yang kena dampak banjir di Samarinda, ada yang rumahnya terendam banjir sampai ada yang terhalang berpergian karena akses jalan terhalang banjir.

Penulis: Ilo |

Nah, terkait persoalan sampah dari dampak genangan air banjir, pastinya, pemerintah Kota Samarinda melalui Dinas Lingkungan Hidup Kota Samarinda akan bertindak, membuat tanggap darurat penanganan sampah

Dinas Lingkungan Hidup Kota Samarinda, akan menangani dalam pembersihan sampah pasca-banjir. Tindakan ini akan dilakukan hingga 23 Juni nanti.

Sesuai imbauan dari Sekretaris Kota Samarinda, bahwa posko tanggap darurat diputuskan diperpanjang hingga 21 Juni.

"Dengan begitu, maka kita memberi toleransi membantu pengangkutan sampah pascabanjir hingga 23 Juni atau dua hari setelah berakhirnya masa tanggap darurat," ungkap Kepala Dinas Lingkungan Hidup Samarinda, Nurrahmani pada Rabu (19/6/2019).

Banjir di Samarinda, Seusai Digenangi Air Banjir, TNI-Polri Bersih-bersih Pemukiman Warga

Karena itu, dia pun sangat berharap kepada masyarakat Samarinda yang jadi korban banjir bisa turut untuk ikut kumpulkan sampah bekas banjir yang ada di rumah masing-masing. 

Sebaiknya sampah dari banjir bisa dikumpulkan di satu titik supaya nanti bisa memudahkan untuk angkut sampah

"Kalau bisa membuang ke TPS lebih baik. Kalau tidak bisa, warga boleh mengumpulkan di suatu tempat, kemudian petugas kami yang datang mengambilnya," tuturnya dengan penuh harapan. 

Dia pun ingin, warga yang kena korban banjir bisa manfaatkan tanggap darurat sampah ini hingga 23 Juni.

Jika sudah melewati tanggap yang ditetapkan maka warga harus atasi sendiri, buang sampahnya sendiri ke TPS. 

Jangan sampai nanti kebablasan, buang dan kumpulkan sampah bekas banjir di satu titik yang bukan tempat resmi sebagai TPS, yang pada ujungnya akan muncul TPS ilegal. 

Jika ada yang belum mengeluarkan sampah supaya disegerakan.

"Tapi jika ada yang mau membuang lewat di tanggal 23 Juni, harus dibuang di TPS. Bukan lagi petugas yang harus jemput bola ke rumah korban banjir," tuturnya.

Bala Bantuan Masih Berdatangan

Di tempat terpisah, Komunitas Jogging Samarinda Hash House Harriers (SH3) Samarinda menyerahkan bantuan pada korban banjir, sebagaimana disampaikan ke Tribunkaltim.co pada Rabu (19/6/2019). 

Penyerahan bantuan ke korban banjir di kawasan perumahan Jalan Dr Sutomo Gang 8 Kelurahan Sidodadi, Kota Samarinda, Provinsi Kalimantan Timur. 

Sumber: Tribun Kaltim
Halaman 2/4
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved