Pilpres 2019

Yusril Anggap Tugas jadi Pengacara TKN Berakhir, Begini Nasib Tim Hukum TKN Usai Menang Sidang MK

Yusril Ihza Mahendra menyinggung soal nasib Tim Kampanye Nasional (TKN) setelah sidang MK terkait sengketa Pilpres 2019 di Mahkamah Konstitusi berakhi

Yusril Anggap Tugas jadi Pengacara TKN Berakhir, Begini Nasib Tim Hukum TKN Usai Menang Sidang MK
Kompas.com/Fachri Fachrudin
Pakar Hukum Tata NegaraYusril Ihza Mahendra di sela acara buka puasa bersama DPP Partai Bulan Bintang yang dilaksanakan di Hotel Grand Sahid, Sudirman, Jakarta, Rabu (21/6/2017) 

TRIBUNKALTIM.CO - Ketua Tim Hukum Joko Widodo (Jokowi)-Ma'ruf Amin, Yusril Ihza Mahendra, menyinggung soal nasib Tim Kampanye Nasional (TKN) setelah sidang sengketa Pilpres 2019 di Mahkamah Konstitusi berakhir.

Diketahui, Badan Pemenangan Nasional (BPN) Prabowo Subianto-Sandiaga Uno sudah resmi dibubarkan pada Jumat (28/6/2019).

Sementara Yusril menyebut statusnya sebagai kuasa hukum di luar TKN tetap akan bertahan hingga Jokowi-Ma'ruf dilantik sebagai presiden dan wakil presiden periode 2019-2024 pada 20 Oktober 2019.

Hal tersebut disampaikan Yusril dalam wawancara unggahan kanal YouTube metrotvnews, Minggu (30/6/2019).

Ketua Tim Hukum Joko Widodo (Jokowi)-Ma'ruf Amin, Yusril Ihza Mahendra, menyinggung soal nasib Tim Kampanye Nasional (TKN) setelah sidang sengketa Pilpres 2019 di Mahkamah Konstitusi berakhir.
Ketua Tim Hukum Joko Widodo (Jokowi)-Ma'ruf Amin, Yusril Ihza Mahendra, menyinggung soal nasib Tim Kampanye Nasional (TKN) setelah sidang sengketa Pilpres 2019 di Mahkamah Konstitusi berakhir, Minggu (30/6/2019) (YouTube metrotvnews)

Yusril menyebut kehadirannya di Kantor Komisi Pemilihan Umum (KPU) saat itu sebagai Ketua Umum Partai Bulan Bintang, bukan TKN.

"Saya ini hadir sebagai Ketua Partai, jadi bukan sebagai TKN, nanti barangkali TKN akan dijelaskan oleh Pak Erick Thohir ya," ujar Yusril.

Yusril menganggap tugasnya sebagai pengacara dalam TKN sebenarnya sudah berakhir pada sidang putusan sengketa Pilpres pada Kamis (27/6/2019) lalu.

"Jadi tugas saya sebagai advokat yang menangani perkara di Mahkamah Konstitusi sebenarnya sudah selesai, dengan adanya putusan Mahkamah Konstitusi pada tanggal 27 Juni yang lalu," terang Yusril.

Meski demikian, Yusril menyebut dirinya tetap akan menjadi kuasa hukum bagi Jokowi-Ma'ruf hingga keduanya resmi dilantik.

"Jadi tugas kami sebagai tim lawyer sudah selesai barangkali, tapi ya tim lawyer ini tetap ada, enggak dibubarkan ya," kata Yusril.

Halaman
1234
Editor: Doan Pardede
Sumber: Tribunnews
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved