Bocah 4 Tahun di Kukar Diduga Dianiaya Ayah dan Ibu Tiri, Mengaku Pernah Dijepit Pintu
Siti Aminah (45), warga Desa Sanggulan, Kecamatan Sebulu, menceritakan kisah pilu yang dialami cucu perempuannya, NA (4).
Penulis: Rahmad Taufik | Editor: Sumarsono
Bantu Pengobatan
Penderitaan NA, bocah 4 tahun diduga korban penganiayaan orangtuanya tersebut mengundang simpati sejumlah pejabat Kukar.
Kemarin, secara bergantian, Bupati Kukar Edi Damansyah, Ketua DPRD Kukar, dan Sekda Kubar menjenguknya di RSUD AM Parikesit, Tenggarong.
Sekretaris Daerah Kabupaten Kukar Sunggono mengaku prihatin dengan kondisi yang dialami NA. Pemkab akan membantu pengobatan NA karena keluarganya tidak memiliki kartu BPJS.
"Kita akan tanggung pengobatannya, kita juga akan berkoordinasi dengan pihak RSUD AM Parikesit," ujarnya.
Menurut dia, anak-anak jangan sampai mendapatkan perlakuan tidak baik dari orangtua sehingga anak mengalami traumatis yang menyebabkan anak tidak berkembang, baik pemikiran, fisik dan jiwanya.
Ia berharap, kejadian ini jadi pembelajaran bagi seluruh orangtua agar lebih berhati-hati mendidik anak.
Plt Direktur RSUD AM Parikesit, dr Martina Yulianti mengatakan, pihaknya langsung membentuk tim medis penanganan terhadap NA.
• Kisah Kelam Bocah 4 Tahun di Sebulu Kutai Kartanegara Ini Dianiaya Ibu Tiri dan Ayah Kandungnya
• Viral Bocah 8 Tahun di Samarinda Dianiaya Ayah Tiri dan Ibu Kandung, Ini Sederet Fakta yang Terkuak
"Selain dokter anak, tim medis ini juga ada psikiaternya karena tentu anak ini mengalami trauma psikis, juga bagian radiologi.
Kita akan lakukan asesmen lebin lanjut sejauh mana keseriusan apa yang dialami korban, tidak hanya melihat fisiknya tapi kita juga melihat secara komprehensif, pada kasus ini keadaan psikis anak juga perlu diperhatikan," ucap Yulianti yang kini menjabat Kepala Dinas Kesehatan Kukar. (*)