Bertemu Jokowi, Prabowo Pun Diserang, Andre Rosiade: Gerindra Tak Gampang Tergoda Kursi Kabinet

Setelah bertemu Jokowi, Ketum Gerindra Prabowo Subianto pun tak luput dari komentar miring. Andre Rosiade tegaskan kubunya tak tergoda jatah kabinet

Editor: Rafan Arif Dwinanto
Tribunnews/Jeprima
Presiden Joko Widodo saat bertemu calon presiden Prabowo Subianto usai sama-sama mencoba kereta MRT di Stasiun MRT Senayan, Jakarta Pusat, Sabtu (13/7/2019). Dalam kesempatan tersebut Prabowo Subianto mengucapkan selamat kepada Joko Widodo yang ditetapkan sebagai calon presiden terpilih pada pemilihan presiden 2019. 

TRIBUNKALTIM.CO - Bertemu Jokowi, Prabowo Pun Diserang, Andrea Rosiade: Gerindra Tak Tergoda Kursi Kabinet.

Diketahui, rekonsiliasi antara Jokowi dan Prabowo Subianto sudah terjalin.

Keduanya bertemu di Stasiun MRT akhir pekan lalu.

Wasekjen Partai Gerindra Andre Rosiade angkat bicara soal tuduhan negatif yang menimpa Ketua Umum Gerindra Prabowo Subianto usai bertemu Presiden Jokowi.

Andre Rosiade membantah jika pertemuan Prabowo Subianto dengan Jokowi dilatar belakangi iming-iming kursi kabinet.

“Miris membaca tuduhan kepada pak @prabowo yang disebutkan tergiur kursi Kabinet karena mau Silahturahim dengan pak @jokowi.

Saya ingin tegaskan kami @Gerindra adalah partai yang tidak gampang tergoda kursi kabinet dan jabatan lainnya,” tulis @andre_rosiade dalam akun twitternya Minggu (14/7/2019).

Dikonfirmasi Tribunnews.com, Andre Rosiade membenarkan statement-nya tersebut.

Pria yang menjabat sebagai Kepala Departemen Penggalangan Jaringan Mahasiswa itu menjabarkan konsistensi Gerindra sebagai oposisi sejak tahun 2004.

Dari 2009 sampai 2014, menurut Andre mereka ditawarkan kursi kabinet Presiden SBY waktu itu namun tidak diambil.

Bahkan kata Andre Rosiade di tahun 2014, Presiden Jokowi pernah menawari kursi menteri kepada Gerindra.

“2014 sd 2019 kami juga ditawarkan pak @jokowi kursi Kabinet juga tidak kami ambil. 2018 pun kami ditawarkan kursi Wapres untuk 2019 pun tidak kami ambil,” ujar Andre.

“Lalu sekarang dengan gampang kami @Gerindra dan pak @prabowo di tuduh berkhianat krn iming2 jabatan???

Kami 10 tahun beroposisi.

Kami sejak berdiri sp sekarang selalu berada di luar pemerintahan. Dan ini membuktikan kami konsisten dan tidak gampang tergoda,” imbuhnya.

Halaman
1234
Sumber: Tribunnews
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved