Pemuda di Cianjur Gali Makam Orang Tua dan Hendak Dibawa Pulang ke Rumah, Diduga Alami Gangguan Jiwa
Anak gali makam ayah dan hendak dibawa pulang ke rumah, pelaku diduga alami gangguan jiwa lantaran terhimpit soal ekonomi
5. Jasad sang ayah untuk menemani
Sang anak yang diduga mengalami gangguan jiwa nekat menggali makam ayahnya dengan alasan untuk menemani sang adik dan dirinya.
Pelaku berstatus duda setelah istrinya meninggal dunia.
6. Aksinya kepergok Ustaz
Utaz Syamsul (62) yang pertama kali memergoki Wiharna saat berburu di sekitar makam.
Ia kaget bukan main mendapati aksi Wiharna lalu memberitahukan kejadian tersebut kepada ketua RW dan keluarganya,
Kejadian penggalian sebuah makam tersebut terjadi di Kampung Sukarajin RT 01/08, Desa Sukamekar, Kecamatan Sukanagara, Kabupaten Cianjur, Kamis (18/7/2019).
Kapolsek Sukanagara, AKP Cahyadi, mengatakan, makam yang digali adalah makam almarhum Ali Sugandi. Makam tersebut digali oleh anak almarhum yang mengalami gangguan jiwa, Wiharna (45).
"Kejadian tersebut pertama kali di ketahui oleh Ustaz Syamsul (62) yang berburu burung di sekitar makam, kemudian ia memberitahukan kejadian tersebut kepada ketua RW dan keluarganya, serta kepada Polsek Sukanagara sekitar pukul 16.00 WIB," kata Cahyadi saat dihubungi, Jumat (19/7/2019).
• LINK LIVE STREAMING INDONESIA OPEN 2019 - Pertandingan Final Berlangsung Seru, Tayang Sekarang
• KUALIFIKASI PIALA DUNIA 2022, Simon McMenemy Sebut Timnas Indonesia Sulit Gelar Laga Uji Coba
Kapolsek mengatakan, jenazah yang telah digali tersebut dimakamkan kembali oleh keluarga di bantu warga sekitar.
"Saat ini suasana sudah kondusif, tindakan selanjutnya keluarga akan membawa Wiharna untuk pengobatan," kata Cahyadi.
Jasad almarhum Ali Sugadi sudah dikuburkan kembali di hari yang sama.
Pemakaman kembali jasad tersebut juga dibantu oleh warga.
"Saat ini suasana sudah kondusif, tindakan selanjutnya keluarga akan membawa Wiharna untuk pengobatan," kata Cahyadi.
Caleg Bongkar Makam