PLN UIP Kalbagtim

Gardu Induk Muara Komam Akhirnya Beroperasi Berkat Kerja Keras PLN UIP Kalbagtim

terwujudnya pemberian tegangan pertama pada Gardu Induk (GI) 150kV Muara Komam yang terletak di Desa Songka

Gardu Induk Muara Komam Akhirnya Beroperasi Berkat Kerja Keras PLN UIP Kalbagtim
HO - PLN UIP Kalbagtim
Pembangunan GI Muara Komam dapat berjalan dengan baik dan lancar berkat dukungan dan kerja sama dari para pihak yang terkait. 

TRIBUNKALTIM.CO - Kerja keras PLN UIP Kalimantan Bagian Timur (Kalbagtim) membuahkan hasil dengan terwujudnya pemberian tegangan pertama pada Gardu Induk (GI) 150kV Muara Komam yang terletak di Desa Songka, Kecamatan Muara Komam, Kabupaten Paser, Kalimantan Timur.

Gardu Induk Muara Komam mulai dibangun pada tahun 2017 oleh PLN UIP Kalbagtim melalui UPP Kalbagtim 1 yang dipimpin oleh R Harnandi Adhityo dan dibantu dengan PT Hasta Praja Utama sebagai kontraktor.

Gardu Induk Muara Komam dapat diselesaikan dan dioperasikan mulai 1 Agustus 2019.

Dampak positif lainnya adalah untuk daerah Batu Sopang, Muara Komam dan sekitarnya sudah dapat menikmati listrik dari sistem kelistrikan Mahakam.
Dampak positif lainnya adalah untuk daerah Batu Sopang, Muara Komam dan sekitarnya sudah dapat menikmati listrik dari sistem kelistrikan Mahakam. (HO - PLN UIP Kalbagtim)

Seluruh insan PLN UIP Kalbagtim merasa bangga karena satu persatu pekerjaan pembangunan infrastruktur ketenagalistrikan berhasil diselesaikan dengan baik, walau dalam pelaksanaan tidak lepas dari kendala yang harus dihadapi.

Dengan dioperasikannya Gardu Induk Muara Komam ini, sistem interkoneksi ketenagalistrikan dari Kalimantan Timur dengan Kalimantan Selatan, yaitu dari Kuaro hingga Tanjung akan semakin andal.

Dampak positif lainnya adalah untuk daerah Batu Sopang, Muara Komam dan sekitarnya sudah dapat menikmati listrik dari sistem kelistrikan Mahakam.

Dengan dioperasikannya Gardu Induk Muara Komam ini, sistem interkoneksi ketenagalistrikan dari Kalimantan Timur dengan Kalimantan Selatan, yaitu dari Kuaro hingga Tanjung akan semakin andal.
Dengan dioperasikannya Gardu Induk Muara Komam ini, sistem interkoneksi ketenagalistrikan dari Kalimantan Timur dengan Kalimantan Selatan, yaitu dari Kuaro hingga Tanjung akan semakin andal. (HO - PLN UIP Kalbagtim)

Karena selama ini untuk daerah tersebut masih berada di sistem isolated yang mengandalkan PLTD Songka.

Sehingga, dengan beroperasinya GI Muara Komam, diharapkan PLTD Songka akan stop beroperasi untuk menurunkan biaya pokok produksi (BPP) akibat pemakaian BBM dalam pengoperasiannya.

Slogan yang selalu digaungkan "Pasti BISA" ternyata tertanam di benak seluruh pegawai UIP Kalbagtim.

"Dengan keyakinan yang kuat, kita percaya bahwa kita mampu memberikan yang terbaik untuk Provinsi Kalimantan Timur dan Kalimantan Utara dalam pemenuhan kebutuhan tenaga listrik. Selanjutnya, UIP Kalbagtim akan terus memberikan kerja nyata untuk menyelesaikan pekerjaan pembangunan infrastruktur ketenagalistrikan di Provinsi Kalimantan Timur dan Kalimantan Utara lainnya yang sedang berjalan," tutur General Manager PLN UIP Kalbagtim, Muhammad Ramadhansyah.

Gardu Induk Muara Komam dapat diselesaikan dan dioperasikan mulai 1 Agustus 2019.
Gardu Induk Muara Komam dapat diselesaikan dan dioperasikan mulai 1 Agustus 2019. (HO - PLN UIP Kalbagtim 2)

Pembangunan GI Muara Komam dapat berjalan dengan baik dan lancar berkat dukungan dan kerja sama dari para pihak yang terkait, seperti kontraktor sebagai pelaksana pembangunan, pemerintah setempat baik Pemerintah Kabupaten Paser hingga Kecamatan Muara Komam dan Desa Songka, serta masyarakat sekitar lokasi pembangunan.

Dukungan dan kerja sama yang baik antara PLN dengan para stakeholder diharapkan terus terjalin, sehingga kebutuhan akan tenaga listrik untuk Kalimantan Timur dan Kalimantan Utara dapat segera terpenuhi. (*)

Editor: Ardian Tribun Kaltim
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved