Rizal Ramli Beber Hubungan Antara Listrik dan Keamanan Nasional, Sebut Gampang Serang Indonesia

Rizal Ramli masih menyoal listrik padam di Jawa dan Bali, lantas mengaitkannya dengan sistem keamanan nasional. PLN pun masih cari penyebabnya

Editor: Rafan Arif Dwinanto
Kompas.com
Rizal Ramli 

Listrik di sejumlah wilayah di Jawa dan Bali mati total selama sekitar 7 jam pada hari Minggu (4/8/2019).

PLN menyebut, ada gangguan sisi transmisi di Ungaran dan Pemalang 50 kV.

Spekulasi Rizal Ramli Soal Listrik Padam di DKI Jakarta, Bukan Sabotase Siber Terorisme, Tapi Sepele

Rizal Ramli Soroti Capim KPK dari Polisi, Pelan-pelan akan Berubah Peranan dan Fungsinya

Jadi Saksi Kasus BLBI, Rizal Ramli Minta Dijadwalkan Ulang, Ini Kesaksian Kwik Kian Gie

Gangguan juga terjadi pada transmisi SUTET 500 kV. Sebagian wilayah Jawa Barat dan Jabodetabek sudah pulih pada Minggu malam.

Namun, pada Senin (5/9/2019), terjadi pemadaman bergilir di beberapa wilayah karena beberapa jaringan masih mengalami perbaikan.

Ekonom Rizal Ramli berbincang dengan awak Tribunnews.com terkait perkembangan ekonomi Indonesia terbaru di Kantor Redaksi Tribun Network, di Palmerah, Jakarta, Rabu (6/2/2019).
Ekonom Rizal Ramli berbincang dengan awak Tribunnews.com terkait perkembangan ekonomi Indonesia terbaru di Kantor Redaksi Tribun Network, di Palmerah, Jakarta, Rabu (6/2/2019). (TRIBUNNEWS/DANY PERMANA)

PLN Investigasi

Pelaksana Tugas Direktur Utama PLN Sripeni Inten Cahyani mengatakan pihaknya akan melakukan investigasi peristiwa blackout (mati total) di Jawa dan Bali pada Minggu, (4/8/2019).

Hasil investigasi nantinya akan dilaporkan ke Komisi VII DPR RI.

‎"Kami memohon waktu untuk melakukan langkah assement atau investigasi dan kami sepakat untuk melaporkan hasil-hasil investigasi ini secara berkala kepada komisi VII," kata Sripeni usai rapat tertutup dengan Komisi VII di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Selasa, (6/8/2019).

Dalam melakukan investigasi tersebut, pihaknya kata Sripeni akan melibatkan pihak luar.

Pakar yang dilibatkan termuta para pakar dan akademisi di bidang kelistrikan dan transmisi.

"Tentunya pakar ini kan berarti dari luar yang mengerti tentang kesisteman kelistrikan, apakah dari perguruan tinggi dan sebagai macam supaya ini fair. Kami ingin adanya narasumber dari luar," katanya.

Sripeni mengatakan lamanya investigasi belum bisa diketahui.

Pasalnya, investigasi akan dilakukan secara komprehensif agar kejadian serupa tidak terulang.‎

Pohon Sengon Pun Jadi Korban Satire Rocky Gerung, Sebut PLN Plonga Plogo Karena Listrik Padam

Bebas Ganjil Genap Apakah Kendaraan Listrik Murni atau Termasuk Hibrida Plug-in, Tunggu Saja Anies

Benarkah Listrik Mati Massal Berkaitan dengan Gempa 6,9 SR di Banten? Begini Penjelasan BMKG

Investigasi yang dilakukan tidak hanya untuk mencari penyebab Blackout saja, melainkan juga untuk meningkatkan kualitas jaringan serta transmisi kelistrikan.

"Karena kita tidak bisa berhenti sampai penyebab (Blackout) saja.

Halaman
123
Sumber: Tribun Kaltim
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved