Bawa Benda Mirip Bom Rakitan dan Samurai, Seorang Pemuda Rampok Toko Emas di Magetan
Seorang pemuda yang belum diketahui identitasnya nekat merampok toko perhiasan emas Dewi Sri di Kabupaten Magetan, Sabtu (24/8/2019).
Pelaku hingga siang digelandang kerumahnya untuk mencari barang bukti bom dan bahan-bahan pembuat bom rakitan yang sempat dibawa untuk mengancam karyawan toko Dewi Sri.
Sedang motor Honda Supra X AE 5759 FN diamankan di Polsek Barat.
Petugas Polsek Barat, Resor Magetan belum bersedia memberikan keterangan, karena masih melakukan penggeledahan di rumah pelaku di Kecamatan Jiwan, Kabupaten Madiun.
Baca juga :
Viral, Perampok Bersajam Ini Loyo dan Gemetaran Begitu Lihat Senjata Pedagang yang Hendak Dirampok
Satu Keluarga Miskin di OKU jadi Korban Perampokan Disertai Pembunuhan, Motif Pelaku Membingungkan
Perampok gunakan atribut ojol
Kepolisian Resor Bogor Kota mengamankan lima orang komplotan pelaku pencurian kendaraan bermotor yang kerap beraksi di wilayah Bogor dan sekitarnya.
Dalam menjalankan aksi kejahatannya, mereka menggunakan atribut ojek online dan rompi polisi.
Atribut tersebut digunakan agar tidak dicurigai oleh korban-korbannya.
Kepala Polresta Bogor Kota Komisaris Besar Hendri Fiuser mengatakan, salah satu pelaku berinisial AN (20) terpaksa ditembak kakinya karena melawan saat ditangkap.
Hendri menyebut, kelima pelaku merupakan residivis dari kasus yang sama.
Dalam beraksi, mereka kerap membawa senjata api rakitan untuk menakuti korban.
"Mereka ini satu grup, setiap beraksi selalu membawa diri dengan senjata api rakitan jenis revolver," kata Hendri di Mapolresta Bogor Kota, Selasa (6/8/2019).
Hendri melanjutkan, komplotan ini sudah beraksi sebanyak 17 kali di wilayah Kota dan Kabupaten Bogor.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/kaltim/foto/bank/originals/pemuda-yang-membawa-samurai-dan-benda-mirip-bom-rakitan.jpg)