Puluhan Ekor Ikan Hias Mati Dibom Nelayan di Muara Badak, Kutai Kartanegara

Puluhan ekor ikan hias di perairan Pangempang, Kawasan Batu Lampek Kecil, Desa Tanjung Limau, Kecamatan Muara Badak, Kabupaten Kukar

Puluhan Ekor Ikan Hias Mati Dibom Nelayan di Muara Badak, Kutai Kartanegara
Tribunkaltim.co/HO Pokmaswas Muara Badak
Puluhan ikan hias jenis angel fish dan ikan biji nangka mati di perairan Pangempang, kawasan Batu Lampek Kecil, Desa Tanjung Limau, Kecamatan Muara Badak, Kukar, diduga akibat pengeboman olen nelayan 

TRIBUNKALTIM. CO, TENGGARONG - Puluhan ekor ikan hias di perairan Pangempang, Kawasan Batu Lampek Kecil, Desa Tanjung Limau, Kecamatan Muara Badak, Kabupaten Kukar, mati diduga dibom oleh nelayan.

Ketua Kelompok Masyarakat Pengawas (Pokmaswas) Bina Lestari Pangempang, Mansur mengatakan, puluhan ekor ikan hias jenis angel fish mati dibom.

"Dari pantauan kami kemarin, analisa kami puluhan ikan, termasuk jenis ikan hias dan ikan biji nangka mati akibat dibom," kata Mansur, Rabu (28/8/2019).

Puluhan ikan hias jenis angel fish dan ikan biji nangka mati di perairan Pangempang, kawasan Batu Lampek Kecil, Desa Tanjung Limau, Kecamatan Muara Badak, Kukar, diduga akibat pengeboman olen nelayan
Puluhan ikan hias jenis angel fish dan ikan biji nangka mati di perairan Pangempang, kawasan Batu Lampek Kecil, Desa Tanjung Limau, Kecamatan Muara Badak, Kukar, diduga akibat pengeboman olen nelayan (Tribunkaltim.co/HO Pokmaswas Muara Badak)

Menurutnya, aksi pengeboman ikan ini diduga dilakukan nelayan dari Bontang pada Senin (26/8/2019).

Selain ikan, aksi pengeboman ini merusak terumbu karang di kawasan Batu Lampek.

"Beberapa bulan terakhir kami melakukan transpalantasi terumbu karang dan pertumbuhannya pesat luar biasa, akibat pengeboman ini beberapa sub koral rusak," ujarnya.

Seperti diketahui, terumbu karang menjadi tempat berkumpulnya ikan. Jika terumbu karang ini rusak, maka ikan akan kehilangan habitatnya.

Selaku Pokmaswas, ia sudah melaporkan kejadian pengeboman ini ke Pos Angkatan Laut (Posal) Marangkayu dan Pokmaswas Kaltim.

Terpisah Plt Kepala Dinas Kelautan dan Perikanan (DKP) Kukar Dadang S Supriyatman mengemukakan, segera berkoordinasi dengan pihak DKP Kaltim.

"Kewenangan pengawasan berada di provinsi," ujar Dadang. Illegal fishing, menurutnya, termasuk dalam tindak pidana.

Dua tahun lalu DKP Kukar sudah menjalin kerja sama dengan DKP Bontang untuk menekan aksi penangkapan ikan secara ilegal.

"Kami juga kerap melakukan sosialisasi kepada masyarakat, terutama para nelayan. Selama ini nelayan yang melakukan pengeboman berasal dari luar Muara Badak," ucapnya.

Ke depan, dia memiliki solusi dalam menekan aksi illegal fishing.

"Saya akan sosialisasi kepada penampungan ikan atau pengepul, mereka yang menerima hasil tangkapan ikan melalui illegal fishing akan dijerat pidana," tutur Dadang.

Ia mengatakan, hasil tangkapan ikan dari illegal fishing bisa dideteksi. Ikan yang dibom biasanya tulang-tulangnya hancur, sedangkan ikan yang disetrum darahnya akan berkurang. (*)

Warga Batu Putih Ketahuan Bom Ngebom Ikan Langsung Digiring ke Aparat Polisi, Ini Perkamnya

Kampung Batu Putih Buat Peraturan Kampung Larangan Bom Ikan

Kepala Kampung Talisayan Tak Segan Laporkan Oknum Nelayan Pengguna Bom Ikan

Begini Cara Polres Berau Tingkatkan Kesadaran Nelayan Terhadap Bahaya Bom Ikan

Bom Ikan Meledak, Hancurkan Bangunan Polsek

Penulis: Rahmad Taufik
Editor: Samir Paturusi
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved