Polisi Cianjur yang Dibakar Mahasiswa Akhirnya Meninggal, Begini Reaksi Keras PKC PMII Kaltimra
bahwa penyampaian pendapat di muka umum merupakan hak setiap orang, namun tetap ada aturan hukum yang berlaku
Penulis: Muhammad Fachri Ramadhani | Editor: Mathias Masan Ola
TRIBUNKALTIM.CO, BALIKPAPAN - Anarkisme berujung tewasnya petugas polisi dikecam keras PKC PMII Kaltim-Kaltara.
Kejadian unjuk rasa di depan kantor Pemerintah Kabupaten Cianjur, Jawa Barat merupakan duka mendalam bagi perjalanan demokrasi di Indonesia.
Terlebih petugas polisi, Ipda Erwin Yudha Wildani yang terbakar pada saat mengamankan aksi meninggal dunia.
Tak hanya Kepolisian yang berduka, tetapi hal sama juga dirasakan Pengurus Koordinator Cabang Pergerakan Mahasiswa Islam Indonesia (PKC PMII) Kaltim-Kaltara.
"PKC PMII Kaltimra mendoakan agar almarhum diampuni segala dosa-dosanya, khusnul khotimah dan keluarga yang ditinggalkan diberi kesabaran," kata Ketua PKC PMII Kaltim-Kaltara Panji Sukma Nugraha, Kamis (29/8/2019)
Ketua PKC PMII Kaltim-Kaltara Panji Sukma Nugraha menilai Ipda Erwin Yudha Wildani melaksanakan tugas dengan baik, hingga bertaruh nyawa mengamankan aksi demonstrasi.
Mahasiswa Pasca Sarjana Universitas Mulawarman ini meminta pihak Kepolisian agar melakukan proses hukum kepada pelaku pembakaran,
sesuai dengan aturan hukum yang berlaku di Indonesia.
"Kita juga harus paham dan mengerti aturan. Jangan sampai keluar koridor sehingga menimbulkan korban.
Fatalnya sampai meninggal dunia. Ini jadi evaluasi dan PR kita bersama," ungkap Ketua PKC PMII Kaltim-Kaltara Panji Sukma Nugraha.
Menurut Ketua PKC PMII Kaltim-Kaltara Panji Sukma Nugraha bahwa penyampaian pendapat di muka umum merupakan hak setiap orang, namun tetap ada aturan hukum yang berlaku.
Ketua PKC PMII Kaltim-Kaltara Panji Sukma Nugraha meminta kepada seluruh pengurus Cabang PMII Kaltim dan Kaltara agar tidak melakukan hal-hal yang melawan hukum saat unjuk rasa.
"Semoga hal seperti ini tidak terulang kembali.
Kami mewakili keluarga Besar Pergerakan Mahasiswa Islam Indonesia Kalimantan Timur-Utara mengucapkan bela sungkawa yang sedalam-dalamnya," ungkap Ketua PKC PMII Kaltim-Kaltara Panji Sukma Nugraha. (bie)
Baca Juga;
Waspada Nelayan, Gelombang Tinggi Capai 2,5 Meter
Stres Kerja, Ini Tips Agar Hubungan Suami Istri Tetap Terjaga
Hidup Penuh Optimistis, Bisa Memperpang Umur
Jual Beli Lahan di Kaltim Bakal Dibekukan Sementara, Berikut Wilayah yang Terkena Dampak