BPJS Kesehatan

Bersedekah Melalui Progam JKN-KIS

Jikalau kita mendapatkan musibah sakit ada jaminannya tapi jika kita sehat-sehat saja ya alhamdulillah, iurannya kita anggap untuk bersedekah

Bersedekah Melalui Progam JKN-KIS
HO - BPJS Kesehatan
A. Latief Madeali, di kediamannya, Senin (26/08/2019). Sudah 4 tahun ia dan istrinya menjadi peserta JKN-KIS. Ia merupakan pesiunan karyawan swasta yang ada di Kota Balikpapan. 

TRIBUNKALTIM.CO - Menjadi Peserta Jaminan Kesehatan Nasional-Kartu Indonesia Sehat (JKN-KIS) adalah salah satu cara kami untuk bersedekah.

Kata-kata itulah yang terucap oleh A. Latief Madeali, salah seorang peserta JKN-KIS di kediamannya, Senin (26/08/2019).

Sudah 4 tahun ia dan istrinya menjadi peserta JKN-KIS, ia merupakan pesiunan karyawan swasta yang ada di Kota Balikpapan.

Saat ini, kesehariannya disibukan oleh perkebunan yang letaknya ada tak jauh dari tempat ia tinggal. Penghasilannya saat ini tak seberapa besar jika dibandingkan sewaktu ia masih aktif bekerja, namun ia menyebutkan iuran JKN-KIS sudah menjadi pengeluaran yang wajib ia lakukan.

“Umurku Telah Tiada Jika JKN-KIS Tak Ada”

Layanan JKN-KIS dari BPJS Kesehatan, Nyaman dengan Persalinan Sakinah

BPJS Kesehatan Balikpapan Sosialisasikan Program JKN-KIS kepada Para Bintara di SPN

“Bayar iuran kita lakukan tiap bulannya, itu sudah menjadi pengeluaran yang wajib kita lakukan. Pembayaran iuran tiap bulannya merupakan salah satu cara kami untuk bersedekah kepada orang-orang yang membutuhkan. Jikalau kita mendapatkan musibah sakit ada jaminannya tapi jika kita sehat-sehat saja ya alhamdulillah, iurannya kita anggap untuk bersedekah” ucap latief saat ditemani sang istri di kediamannya.

Latief menyebutkan bahwa pemerintah menyelenggarakan program JKN-KIS merupakan langkah tepat dalam memperhatikan kesehatan dan kesehjahteraan masyarakatnya.

Tentunya program ini harus didukung oleh semua pihak, tak terkecuali seluruh masyarakat indonesia.

“Dukungan masyarakat cukup dengan mendaftar dan membayar iurannya secara rutin, tentu iuran yang dibayarkan saat ini amatlah terjangkau. Coba bandingkan saja dengan kepeluan sehari-hari kita selama sebulan, pastinya biayanya sangat kecil dibanding keperluan lainnya” lanjutnya.

Pengobatan Luka Bakar hingga Kecelakaan Lalu Lintas Dijamin JKN-KIS

Warga Manggar Balikpapan Bersyukur Dapatkan Donasi JKN-KIS

Dengan JKN-KIS, tak Lagi Khawatir Biaya Kesehatan, Begini Kisah Sukartono dan Istri

Latief berharap semua pihak baik itu di pemerintahan maupun swasta serta masyarakat dapat terus mendukung program ini dengan baik.

Jika dibandingkan dengan asuransi kesehatan lainnya tentunya program yang diselenggarakan oleh BPJS Kesehatan ini iurannya sangat terjangkau dan murah apabila kita bandingkan dengan manfaat yang diterima.

“Saya anggap membayar iuran JKN-KIS itu merupakan sedekah, anggaplah seperti kita berinfaq di masjid. Kita berinfaq tidak usah kita berfikir uangnya kemana dan balasannya apa. Kita tak mendapatkan balasan didunia tapi diakhirat tentunya kita mendapatkan balasannya. Mari kita dukung program JKN-KIS dengan rutin membayar iuran” tutup Latief.

Editor: Ardian Tribun Kaltim
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved