Ibu Kota Baru

Lokasi Ibu Kota Baru RI di Penajam Paser Utara Ada 6 Cagar Budaya, Dari Meriam Sampai Alat Musik

Presiden Joko Widodo telah sebutkan lokasi ibu kota baru dari Jakarta ke Kalimantan Timur. Simpan cagar budaya di Penajam Paser Utara Kalimantan Timur

Penulis: Ilo | Editor: Samir Paturusi
Tribunkaltim.co/Budi Susilo
Peta lokasi Kalimantan Timur ada Kabupaten Kutai Kartenegara dan Kabupaten Penajam Paser Utara. Presiden Joko Widodo menyatakan lokasi ibu kota baru Republik Indonesia ada di Kalimantan Timur, ibu kota bukan lagi di Jakarta. 

Berdasarkan inventarisir Badan Cagar Budaya Penajam Paser Utara disebutkan, ada enam cagar budaya yang patut dilestarikan dan dilindungi.

Tercatat ada 6 cagar budaya yang ada di Kabupaten Penajam Paser Utara, yakni:

1. Meriam tipe IA 120 MM AA yang ada di Kelurahan Gunung Seteleng.

Nah, meriam peninggalan kolonial Jepang tersebut, terletak di RT 06 Kelurahan Gunung Seteleng, Kecamatan Penajam, Kabupaten Penajam Paser Utara, Kalimantan Timur pada Selasa (13/8/2019).

Kelurahan Gunung Seteleng juga biasa disebut Gunung Meriam, karena dulunya terdapat sedikitnya tiga meriam peninggalan penjajah Jepang di Benuo Taka, Penajam Paser Utara.

Namun, pada dekade 1980-an, dua di antaranya sudah dipindahkan di Kodam Mulawarman, menyisahkan satu yang menjadi peninggalan sejarah di Penajam Paser Utara.

Informasi yang beredar dari warga setempat, Ardiansyah, ungkapkan, awalnnya meriam terdapat tiga unit namun berhubung tanpa pengawasan yang ketat, ada pihak yang mengambil satu meriam karena dianggap tidak terawat, diambil oleh tukang pemburu besi tua.

Sementara, satu meriam lagi dibawa ke Kota Balikpapan, informasinya diamankan oleh Kodam Mulawaraman.

Kegiatan gotong royong pembersihan dan peremajaan meriam Jepang, saksi bisu masa penjajahan Indonesia sebelum kemerdekaan, oleh Koramil 0913-01/Penajam, Polsek Penajam, Kelurahan Gunung Seteleng dan warga sekitar, Selasa (13/8/2019).
Kegiatan gotong royong pembersihan dan peremajaan meriam Jepang, saksi bisu masa penjajahan Indonesia sebelum kemerdekaan, oleh Koramil 0913-01/Penajam, Polsek Penajam, Kelurahan Gunung Seteleng dan warga sekitar, Selasa (13/8/2019). (Tribunkaltim.co/HO Babinsa PPU)
Kegiatan gotong royong pembersihan dan peremajaan meriam Jepang, saksi bisu masa penjajahan Indonesia sebelum kemerdekaan, oleh Koramil 0913-01/Penajam, Polsek Penajam, Kelurahan Gunung Seteleng dan warga sekitar, Selasa (13/8/2019).
Kegiatan gotong royong pembersihan dan peremajaan meriam Jepang, saksi bisu masa penjajahan Indonesia sebelum kemerdekaan, oleh Koramil 0913-01/Penajam, Polsek Penajam, Kelurahan Gunung Seteleng dan warga sekitar, Selasa (13/8/2019). (Dok Tribunkaltim.co)
Kawasan permukiman warga di RT 12 Kelurahan Gunung Steleng, Kecamatan Penajam, Kabupaten Penajam Paser Utara (PPU), Senin (5/8/2018).
Kawasan permukiman warga di RT 12 Kelurahan Gunung Steleng, Kecamatan Penajam, Kabupaten Penajam Paser Utara, Senin (5/8/2018). (Tribunkaltim.co/Samir Paturisi)

2. Makam keluarga Kerajaan Paser di kuburan lama Longpon, Kelurahan Waru.

Mengutip dari Kemdikbud.go.id disebutkan, makam Keluarga Kerajaan Paser berada di Sungai Tunan, Kecamatan Waru, Penajam Paser Utara.

Di lokasi makam tertulis beberapa keterangan informasi wafat, di antaranya seperti ada makam yang memang dikebumikan pada tahun 1132 hijriah, 1359 hijriah, 1381 hijriah, 1367 hijriah dan 1321 hijriah.

Dari banyaknya makam tersebut, ada dua makam yang memang bisa dikatakan sebagai pihak keluarga Kerajaan Paser. 

Keberadaan tempat pemakaman Keluarga Kerajaan Paser ini kini juga telah menjadi tempat pemakaman umum warga sekitaran Kelurahan Waru.

3. Bunker di Kelurahan Penajam.

Menukil dari Kemdikbud.go.id, bunker yang diduga tinggalan Jepang di Kelurahan Penajam, Kecamatan Penajam.

Halaman
1234
Sumber: Tribun Kaltim
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved