Pemprov Kaltim Ingin Beri Standar Harga Komoditas, Begini Saran Bank Indonesia Soal Subsidi

Pemprov Kaltim ingin tetapkan standar harga kooditas, ini saran dari Bank Indonesia terkait subsidi

Pemprov Kaltim Ingin Beri Standar Harga Komoditas, Begini Saran Bank Indonesia  Soal Subsidi
TribunKaltim.co / Purnomo Susanto
Kepala Kantor Perwakilan Bank Indonesia Provinsi Kaltim Tutuk SH Cahyono 

TRIBUNKALTIM.CO, SAMARINDA - Kepala Kantor Perwakilan Bank Indonesia Provinsi Kaltim, Tutuk SH Cahyono mengomentari soal adanya keinginan Pemprov Kaltim memberikan standar harga kepada komoditas barang pangan di Kaltim.

Bisa pemerintah melakukan hal tersebut.

Namun, dituturkan Tutuk, konsekwensinya pemerintah harus memberikan subsidi pada komoditas berharga standart itu.

"Seperti BBM jenis solar misalnya, karena adanya Harga Eceran Tertinggi (HET) maka pemerintah harus mensubsidi solar agar sama dengan harga.

Begitupula, apabila Pemprov Kaltim memberlakukan standar harga maka subsidi adalah konsekuensi dari kebijakan tersebut," ujarnya.

Dijelaskan Tutuk, dalam proses penaikan harga pada tingkatan produsen pangan di Indonesia sangat diperlukan.

Namun, bukan berarti, inflasi yang ditimbulkan itu untuk mematikan petani.

Keinginan pemerintah dalam menaikan harga tidaklah melampaui daya beli masyarakat.

Sehingga, dituturkan Tutuk, konsumen dapat menjangkau harga.

"Misalnya saja, harga komoditas pangan yang harganya Rp 100 dinaikan menjadi Rp 110.

Halaman
1234
Penulis: Purnomo Susanto
Editor: Rafan Arif Dwinanto
Sumber: Tribun Kaltim
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved