Narkoba

Dua Oknum PNS Kukar Ketangkap Usai Nyabu, Beli Narkoba dengan Mobil Dinas

Sebelumnya, tim Satreskoba mendapat informasi dari masyarakat sering melihat warga mengonsumsi sabu di Jl Akhmad Muksin Gang 7 Tenggarong.

Dua Oknum PNS Kukar Ketangkap Usai Nyabu, Beli Narkoba dengan Mobil Dinas
TRIBUN KALTIM/ RAHMAT TAUFIQ
Tim Satreskoba Polres Kukar mengamankan 2 oknum PNS yang diduga mengonsumsi sabu dalam mobil dinasnya usai tugas dari Muara Jawa, Senin (2/9/2019). Ipda Joko Sulaksono mewakili Kasatreskoba Iptu Romi menyampaikan keterangan seputar penangkapan kedua pelaku di Mapolres Kukar, Rabu (4/9/2019) 

TRIBUNKALTIM.CO, TENGGARONG - Dua oknum PNS di lingkungan Pemkab Kukar berinisial HT (38) dan AM (47), dibekuk tim Satreskoba Polres Kukar, Senin (2/9/2019).

Keduanya baru saja pulang dari tugas luar daerah, yakni di Kecamatan Muara Jawa.

Sebelumnya, tim Satreskoba mendapat informasi dari masyarakat sering melihat warga mengonsumsi sabu di Jl Akhmad Muksin Gang 7 Tenggarong.

Bawa Tiga Kg Sabu di Bali, Dua Warga India Ditangkap

Mereka melakukan penyelidikan. Sekitar pukul 16.50 mereka mencurigai seseorang yang mengendarai mobil Toyota Calya warna merah.

"Kami mengamankan HT dan menggeledah mobilnya, kami menemukan barang bukti 2 poket sabu seberat 0,64 gram, satu poket ditaruh di rak pintu sebelah kanan mobilnya, Ialu satu poket lagi didapat di saku baju dinasnya," ujar Kapolres Kukar AKBP Anwar Haidar melalui Kasatreskoba Iptu Romi, Rabu (4/9/2019).

Bukan Pemakai hingga Sebut Akhirnya Perkaya Negara, 6 Fakta Aset Triliunan Bos Narkoba Disita BNN

Setelah diinterogasi, HT mengaku konsumsi barang haram itu bersana AM, atasannya yang menjabat sebagai Kepala Bidang di tempatnya bekerja. Polisi segera mengamankan AM di kediamannya Jl Ahmad Yani Tenggarong.

Dari hasil penggeledahan terhadap AM, polisi menemukan satu unit alat hisap bong, satu unit sendok takar dan satu unit pipet kaca masih berisi sabu. Polisi menggiring AM ke Polres untuk proses penyidikan.

Dari hasil pemeriksaan polisi, kedua PNS itu mengaku memperoleh sabu dari Samarinda setelah tugas dari Muara Jawa.

Grafis proses penangkapan oknum PNS Kukar yang tertangkap nyabu
Grafis proses penangkapan oknum PNS Kukar yang tertangkap nyabu (Grafis Mustarno/TRIBUNKALTIM)

"Kedua pelaku patungan membeli sabu di Jl Tongkol Samarinda dengan menggunakan mobil dinas," tuturnya.

Sebelum pulang ke Tenggarong, keduanya singgah ke Mal Robinson Samarinda. HT mengambil satu poket sabu dan membaginya jadi 2 poket. Dalam perjalanan pulang ke Tenggarong, keduanya berhenti di KM 9 Jalur Dua Jalan Poros Tenggarong Seberang, tak jauh dari area warung kopi pangku.

Kedua pelaku mengonsumsi sabu dalam mobil dinas. Setelah itu, HT mengantarkan pulang atasannya itu.

Polres Kutim Kalimantan Timur Melakukan Operasi Antik, Ditemukan Sabu Seberat 32,6 Gram

Lalu dia mengambil mobilnya yang diparkir di rumah AM. Dari keterangan HT, ia mengonsumsi narkoba sejak 7 bulan lalu, sedangkan AM sejak 2 bulan lalu.

AM beralasan mengonsumsi sabu karena ia punya riwayat sakit asam urat yang sesekali kambuh. Ia mengaku dengan mengonsumsi sabu dapat meringankan sakit asam uratnya. Menurut AM, ide dan saran mengonsumsi sabu berawal dari stafnya, HT.

Bahkan HT mengetahui tempat pembelian sabu di Samarinda. Keduanya dijerat dengan Pasal 114 ayat (1) Jo Pasal 112 ayat (1) UU RI Nomor 35 Tahun 2009 tentang Narkotika dengan ancaman hukuman minimal 5 tahun penjara.(top)

Penulis: Rahmad Taufik
Editor: Martinus Wikan
Sumber: Tribun Kaltim
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved