Kamis, 30 April 2026

Mendadak Sakit, Dua Jamaah Haji Berau Batal Balik ke Tanah Air, Ini yang Dilakukan Kemenag

Kemenag Berau, Zaelani, mengungkapkan ada dua orang jamaah haji Berau yang tertahan dan belum bisa kembali karena alasan kesehatan.

Tayang:
Editor: Rafan Arif Dwinanto
HO Agus Tantomo
Wakil Bupati Berau, Agus Tantomo menemui jamaah haji asal Kabupaten Berau yang tiba di Balikpapan, Jumat (6/9/2019) pukul 2.30 wita tadi. 

TRIBUNKALTIM.CO, TANJUNG REDEB - Hari Jumat (6/9/2019), pukul 2.30 Wita, rombongan jamaah haji Berau yang tergabung dalam kloter 6 akhirnya tiba di Bandara Sultan Aji Muhammad Sulaiman, Sepinggan Balikpapan.

Kedatangan mereka disambut langsung oleh Wakil Bupati Berau, Agus Tantomo.

"Wajah-wajah lelah tapi bahagia, jamaah haji Berau tiba di asarama haji Balikpapan l, jam 2.30 subuh tadi," tulis Agus Tantomo di grup whatsaap sembari membagikan foto-foto jamaah haji yang baru saja melakukan perjalanan panjang dari Madinah, Arab Saudi.

Namun Kepala Seksi Penyelenggara Haji dan Umrah, Kementerian Agama atau Kemenag Berau, Zaelani, mengungkapkan ada dua orang jamaah haji Berau yang tertahan dan belum bisa kembali karena alasan kesehatan.

Kedua orang tersebut diketahui bernama Asape dan Agus Salim.

Mereka saat ini tengah menjalani perawatan di salah satu rumah sakit di Madinah, Arab Saudi.

Menurut laporan dari Petugas Pendamping Ibadah Haji (PPIH), Jamaah haji yang jatuh sakit, bernama Agus Salim sejak awal rencana keberangkatan memang tidak masuk dalam daftar kepulangan, karena sedang berada di ruang ICU rumah sakit.

Namun Zaelani tidak menyebut penyakit apa.

Sementara jamaah haji lainya, Asape sempat tiba di Bandara Madinah untuk kembali pulang ke Indonesia.

Namun saat di bandara, kondisi kesehatannya tiba-tiba menurun.

Dan hasil pemeriksaan dokter, Asape diharuskan menjalani perawatan di klinik bandara, sebelum akhirnya juga dirujuk ke rumah sakit setempat.

Jemaah Haji Kloter 4 Kubar Tiba di Balikpapan

Aturan Baru, Penjemput Jamaah Haji di Berau Hanya Boleh Satu Orang, Ini Penjelasannya

Keluarga Jamaah Haji Rela Panas-panasan Menunggu di Depan Pintu Masuk Asrama Haji Balikpapan

"Informasinya karena tensi (tekanan darah) menurun dan tubuhnya lemas karena dehidrasi.

Sehingga tidak diizinkan menaiki pesawat," jelasnya.

Seperti diketahui, perjalanan dari Madinah ke Indonesia memerlukan waktu belasan jam dengan pesawat.

Sementara di pesawat tidak ada fasilitas medis untuk kondisi darurat.

Sumber: Tribun Kaltim
Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved