Ungkap Kasus Perambah Hutan Lindung di Bontang untuk Perkebunan, KPHP Santan Amankan Excavator
KPHP Santan berhasil ungkap aktivitas pembukaan lahan untuk perkebunan di Hutan Lindung Bontang
Penulis: Christoper Desmawangga | Editor: Rafan Arif Dwinanto
TRIBUNKALTIM.CO, SAMARINDA - Kawasan hutan lindung kembali dijamah oleh pihak yang tidak bertanggung jawab.
Kali ini kawasan Hutan Lindung Bontang dirusak oleh oknum masyarakat yang ingin membuka lahan guna kepentingan pribadi.
Pengungkapan tersebut dilakukan oleh UPTD Kesatuan Pengelolaan Hutan Produksi KPHP Dinas Kehutanan (Dishut) Provinsi Kaltim pada Rabu (11/9) kemarin di wilayah pengelolaan UPTD KPHP Santan, Kelurahan Bontang Lestari, Kecamatan Bontang Selatan.
Kasus tersebut terungkap setelah pihaknya mendapatkan informasi mengenai adanya pembukaan lahan di Hutan Lindung Bontang untuk dijadikan perkebunan.
Setelah dilakukan pemantauan, serta pemeriksaan, diketahui terdapat satu unit excavator di lokasi yang dimaksud.
Excavator itu sendiri digunakan untuk membuat jalan, sebagai akses menuju lahan yang akan dijadikan sebagai perkebunan.
Lokasi pengungkapan tersebut dilakukan hanya berkisar 200 meter dari pinggir jalan utama.
"Tim yang berada di lokasi langsung menghentikan aktivitas pembukaan lahan untuk pembuatan jalan.
Operator serta excavatornya kita amankan, kita bawa ke Samarinda," ucap Kepala KPHP Santan, Azhar Rudiyanto, Kamis (12/9/2019).
Lanjut dirinya menjelaskan, aktivitas pembukaan lahan ilegal itu dilakukan kurang dari sepekan.
Dari pengakuan operator excavator, dirinya hanya dipekerjakan oleh sepasang suami istri yang mengaku memiliki lahan di kawasan Hutan Lindung Bontang.
Operator excavator bernama Hendra itu dipekerjakan selama sepekan dengan bayaran per jamnya Rp 200 ribu.
• Jawab Wartawan, Isran Tegaskan Pembangunan Ibu Kota Negara Tidak Akan Rusak Hutan Lindung
• Gubernur Tegaskan Bukit Soeharto Bukan Hutan Lindung: Sudah Saya Sampaikan ke Pak Menteri PPN
• Pengelolaan Hutan Lindung Berujung 3 Tewas dan 10 Luka di Mesuji, Begini Penjelasan Polisi
"Saat ini yang masih kita periksa satu orang.
Namun, selanjutnya kita akan panggil pasangan suami istri ini untuk menjalani pemeriksaan juga," ungkapnya.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/kaltim/foto/bank/originals/kphp-santan-ungkap-pembukaan-lahan-di-hutan-lindung-bontang-1.jpg)