Berita Samarinda Terkini

Samarinda Dapat Kiriman Kabut Asap, BMKG Sebut Mengkhawatirkan Jarak Pandang 1 Kilometer Saja

Sedangkan pada Sabtu (14/9) hari ini, jarak pandang hanya berkisar 1 Km, dengan rincian pukul 12.00 Wita tadi visibility hanya berjarak 800 Meter.

Samarinda Dapat Kiriman Kabut Asap, BMKG Sebut Mengkhawatirkan Jarak Pandang 1 Kilometer Saja
Tribunkaltim.co/Nevrianto HP
Kapal berlabuh di perairan Sungai Mahakam saat kabut asap menyelimuti udara kawasan Kota Samarinda Kalimantan Timur, Sabtu (14/9/2019). 

Dan terus menurun hingga berjarak 500 Meter, sedangkan pada pukul 16.30 Wita mengalami peningkatan menjadi 1 Km.

"Pantauan terhadap perubahan jarak pandang kita pantau terus dengan jarak waktu per 30 menit, dan hari ini kondisi jarak pandang sangat rendah dibandingkan hari sebelumnya. Sedangkan jarak pandang minimum untuk penerbangan 5 Km," tuturnya.

Ditanya mengenai asal muasal asap yang ada di Samarinda dan sekitarnya. Dirinya mengungkapkan asal asap merupakan kiriman dari Kalimantan Selatan (Kalsel) dan Kalimantan Tengah (Kalteng).

Asap akibat kebakaran hutan dan lahan (Karhutla) didua provinsi tersebut terbawa angin ke arah barat laut hingga timur laut, yang mengakibatkan asap terbawa sampai ke wilayah Kaltim.

"Terpantau di citra radar kami, ini merupakan asal kiriman dari Kalsel dan Kalteng," Kata Annisa.

Sementara itu, dari pantauan citra satelit, terdeteksi di wilayah Kaltim terdapat 170 titik hotspot dengan tingkat kepercayaan pada level sangat mudah terbakar.

Namun dirinya menjelaskan, titik api yang ada di Kaltim bukan berarti disebabkan karena adanya karhutla, namun juga faktor lainnya, seperti aktivtas pertambangan, hingga cerobong asal Pertamina.

"Jadi, adanya hotspot bukan berarti karena adanya karhutla, tapi juga penyebab lainnya," pungkasnya. 

Di tempat terpisah, sekitar pukul 10.00 Wita, tampak kabut asap yang begitu tebal di wilayah Kalimantan Selatan.

Jarak pandang hanya 5 meter.

Halaman
1234
Penulis: Christoper Desmawangga
Editor: Budi Susilo
Sumber: Tribun Kaltim
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved