Lolos dari Hukuman Mati, Prada DP Divonis Penjara Seumur Hidup, 'Perbuatan Dianggap Sangat Keji'
Prada Deri Pramana (DP) akhirnya diputuskan hukuman atau divonis oleh majelis hakim Pengadilan Militer I-04 Palembang, Kamis (26/9/2019).
TRIBUNKALTIM.CO - Kasus pembunuhan yang dilakukan Prada DP kepada kekasihnya, Vera Oktaria, kini memasuki babak baru.
Prada Deri Pramana (DP) akhirnya diputusan hukuman atau divonis oleh majelis hakim Pengadilan Militer I-04 Palembang, Kamis (26/9/2019).
Majelis hakim yang dipimpin Hakim Ketua Letkol CHK Khazim, membacakan putusan vonis terhadap terdakwa DP.
Terdakwa Prada DP akhirnya resmi dijatuhi vonis hukuman penjara seumur hidup.
• Prada DP Jalani Sidang Vonis, Malah Mengantuk di Depan Hakim
• Dituntut Penjara Seumur Hidup, Prada DP Langsung Menangis di Ruang Sidang dan Ucapkan Kalimat Ini
• Hakim Ungkap Sederet Kejanggalan Pengakuan Prada DP, Satunya soal Niat Curhat ke Vera Oktaria
Majelis hakim menilai perbuatan terdawka Prada DP terbukti secara sah melakukan pembunuhan berencana.
Majelis hakim dalam putusan, bahwa hal-hal yang memberatkan terdakwa Prada DP sangat tidak sesuai dengan profesinya sebagai prajurit TNI.
Yakni bertolak belakang terdakwa sebagai prajurit TNI yang seharusnya melindungi masyarakat yang lemah.
Diketahui korban adalah wanita yang lemah dan patut untuk dilindungi.
Hal yang memberatkan lainnya yakni perbuatan terdakwa Prada DP sangat keji dan tidak memiliki rasa kemanusiaan dengan cara dimutilasi dan dibakar.
Sebelumnya pada sidang tuntutan, terdakwa Prada DP dituntut hukuman penjara seumur hidup dan dipecat dari anggota TNI.
Menurut Oditur Mayor Chk Darwin Butar-butar SH, terdakwa Prada DP telah melakukan pembunuhan berencana terhadap korban Vera Oktaria.
Berikut point-point petunjuk dari oditur militer soal pembunuhan berencana yang dilakukan Prada DP.
Dasar sakit hati dan cemburulah yang buat Prada DP merencanakan pembunuhan.
Melansir Sripoku.com, Inilah 17 point bukti petunjuk:
1. Vera dan Prada DP sudah lama berpacaran dan putus nyambung. Prada DP beberapa kali memberikan barang-barang untuk Vera berupa paju, uang dan ponsel.