Bocah 6 Tahun di Kukar Dianiaya Pacar LGBT Sang Tante, Korban Masih tak Sadarkan Diri

SU diduga melakukan penganiayaan terhadap bocah laki-laki usia 6 tahun yang tinggal bersamanya selama 5 bulan terakhir.

Bocah 6 Tahun di Kukar Dianiaya Pacar LGBT Sang Tante, Korban Masih tak Sadarkan Diri
Grafis TribunKaltim.co/Wahyu Triono
ILUSTRASI kasus penganiayaan 

TRIBUNKALTIM.CO -  Wanita LGBT, SU (23), warga Kelurahan Pendingin, Kecamatan Sangasanga, Kabupaten Kutai Kartanegara, diamankan petugas Polsek Sangasanga, Selasa (1/10/2019) sekitar pukul 07.00.

SU diduga melakukan penganiayaan terhadap bocah laki-laki usia 6 tahun yang tinggal bersamanya selama 5 bulan terakhir.

Sebelumnya, SU sempat kabur usai membawa korban ke RSUD AW Syahranie Samarinda, Senin (30/9/2019).

Gara-gara Tagih Utang Rp 80 Juta, Dua Pelaku Ini Aniaya Yuyun Hingga Tewas

Video 3 Perempuan Aniaya Seorang Siswi Beredar di Medsos, Perekam dan Penyebar Ternyata Seorang Pria

Praktisi Hukum Balikpapan Ini Dukung Pembatalan RKUHP, Dianggap Penganiayaan Negara Terhadap Rakyat

Video Tiga Setia Gara Mengaku Dianiaya Suaminya, Unggah Story Minta Pertolongan KBRI

Tersangka diserahkan keluarganya ke pihak kepolisian tadi pagi.

“Kami datangi ke rumah keluarganya tadi pagi, pihak keluarga menyerahkan kepada kami,” kata Kapolres Kukar AKBP Anwar Haidar melalui Kapolsek Sangasanga Iptu HM Afnan.

Ia mengatakan, korban sebelumnya tinggal bersama neneknya. Kemudian, bocah laki-laki itu dititipkan sama tantenya, MI (17).

“Tante korban ini punya hubungan intim dengan tersangka SU. Ketiganya tinggal dalam satu rumah kontrakan di Kelurahan Jawa sejak 5 bulan terakhir,” ujar Afnan.

Orangtua korban sendiri bercerai. Ibunya kerja di Balikpapan sehingga korban dititipkan neneknya, hingga kemudian tinggal sama tantenya.

Motif penganiayaan ini diduga karena tersangka jengkel melihat korban yang kerap rewel dan bandel.

“Namanya anak biasa kan rewel dan mucil (bandel), nggak mau nurut, sehingga tersangka jengkel, lalu memukul korban dengan ikat pinggang, sepatu hingga gantungan baju sampai hancur,” tuturnya.

Halaman
12
Penulis: Rahmad Taufik
Editor: Januar Alamijaya
Sumber: Tribun Kaltim
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved