Jamin Keamanan, Kapolda Minta Warga Tak Eksodus dari Wamena, SPBU Kembali Beroperasi Pascakerusuhan
Jamin Keamanan, Kapolda Papua Irjen Paulus Waterpauw Minta Warga Tak Eksodus dari Wamena, SPBU Kembali Beroperasi Pascakerusuhan
Penulis: Cornel Dimas Satrio | Editor: Januar Alamijaya
TRIBUNKALTIM.CO - Kapolda Papua Irjen Paulus Waterpauw mengimbau warga Kota Wamena, tidak eksodus atau meninggalkan Ibu Kota Kabupaten Jayawijaya, Papua, itu.
Polisi dan TNI menjamin keamanan dan keselamatan warga di Wamena pascakerusuhan.
"Warga jangan lagi eksodus, silakan kembali beraktivitas. Kami akan berikan jaminan keamanan," kata Paulus Waterpauw, Selasa (1/10/2019) di Sentani Papua melansir Tribunnews.com.
• 1.470 Warga Sumbar Korban Kerusuhan Wamena Ingin Pulang Kampung, Butuh Dana Rp 2,5 Miliar
• Saat Kerusuhan Wamena, Penduduk Asli Selamatkan Warga Pendatang di Gereja
• Ada yang Tak Pernah Ganti Pakaian hingga Alami Trauma, 6 Fakta Nasib Pengungsi Kerusuhan Wamena
Jaminan keamanan akan diberikan kepada warga di Wamena, dengan menambah personel TNI/Polri.
"Kami akan buat senyaman mungkin warga di Wamena dengan mempertebal kekuatan," ujar Paulus Waterpauw yang baru dilantik Senin (30/9/2019), menjabat Kapolda Papua untuk kedua kali.
Diketahui Paulus Waterpauw pernah menjabat Wakapola Papua, Kapolda Papua Barat, Kapolda Papua dan Kapolda Sumatera Utara.
Setahun terakhir Paulus Waterpauw tugas di Mabes Polri. Kapolri Tito Karnavian menugasinya menangani konflik berkepanjangan di Papua.
Kapolda didampingi Kasdam XVII Cenderawasih Brigjen TNI Irham W dan Danlanud Silas Papare Jayapura Marsma Tri Wibowo, Dir Bin Potmas Mabes Polri Brigjen Pol Drs Ricky F Wakanno, pejabat utama Polda Papua, Kapolres Jayapura, ketua NU beserta rombongan mengunjungi pengungsian korban kerusuhan di Kota Wamena.
Adapun beberapa tempat pengungsian yang dikunjungi rombongan yakni, Danlanud silas Papare, Yonif RK 751/VJS Sentani dan Masjid Agung AL-AQSHA.
Kunjungan dilanjutkan dengan pemberian bantuan berupa sembako kepada perwakilan korban.
Sementara itu Bupati Jayawijaya Jhon Richard Banua mengistruksikan agar guru-guru dan semua sekolah di Wamena kembali beraktivitas seperti biasanya.
"Saya sudah instruksikan dinas pendidikan dan pengajaran membuka sekolah, agar proses belajar mengajar kembali berlangsung," kata Bupati.
Terkait tenaga pengajar atau guru yang sebagian besar eksodus atau mengungsi, Bupati mengatakan, sudah menyiapkan tenaga pengajar dan nantinya akan dibantu oleh tenaga Guru dari Indonesia pintar serta TNI/Polri.
"Yang diutamakan buka sekolah yang di Kota Wamena," ujarnya.
Kepala Sekolah SMA Negeri I Wamena, Yosep Wibisono mengatakan, pihaknnya siap membuka kembali proses belajar mengajar di sekolah.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/kaltim/foto/bank/originals/kapolda-papua-irjen-paulus-waterpau.jpg)