BPJS Kesehatan

Puskesmas Siap Jadi Mitra PRB BPJS Kesehatan

yang mengikuti program PRB di Kota Balikpapan terdapat 11.817 peserta dengan jumlah terbanyak 5.144 peserta yang menderita penyakit diabetes melitus

Puskesmas Siap Jadi Mitra PRB BPJS Kesehatan
HO - BPJS Kesehatan
BPJS Kesehatan mengajak puskesmas di Kota Balikpapan yang berstatus BLUD (Badan Layanan Umum Daerah) untuk menjadi mitra PRB BPJS Kesehatan. 

TRIBUNKALTIM.CO, BALIKPAPAN – Pelayanan Program Rujuk Balik (PRB) yang diadakan oleh BPJS Kesehatan memberikan dampak positif bagi masyarakat mengenai akses pelayanan kesehatan.

Peserta Jaminan Kesehatan Nasional-Kartu Indonesia Sehat (JKN-KIS) yang memiliki penyakit seperti asma, diabetes, epilepsi, hipertensi, jantung, stroke, gangguan kesehatan jiwa kronik, penyakit paru dan lupus dapat menjadi peserta PBR untuk mendapatkan pelayanan obat yang lebih cepat.

Pengambilan obat dapat diambil di apotek yang telah bekerjasama dengan BPJS Kesehatan.

Jadi, masyarakat tak perlu lagi untuk ke rumah sakit untuk mengambil obat.

Saat ini terdapat 9 apotek yang bekerjasama dengan BPJS Kesehatan di Kota Balikpapan.

Mau Daftar JKN-KIS dengan Mudah? Lewat MCS Aja!

Bersedekah Melalui Progam JKN-KIS

Pengobatan Luka Bakar hingga Kecelakaan Lalu Lintas Dijamin JKN-KIS

Namun untuk memberikan pelayanan dan akses yang semakin luas bagi peserta JKN-KIS, BPJS Kesehatan mengajak puskesmas di Kota Balikpapan yang berstatus BLUD (Badan Layanan Umum Daerah) untuk menjadi mitra PRB BPJS Kesehatan.

"Pada PRB berbasis Medication Therapy Management (MTM) ini, kami mengajak puskesmas yang sudah berstatus BLUD untuk mengoptimalkan peran apoteker yang ada di masing-masing puskesmas sehingga peran dari puskesmas dapat lebih optimal lagi bagi peserta JKN-KIS, yakni pelayanan satu atap baik di Puskesmas maupun dalam pelayanan obat PRB. Harapannya puskesmas dapat menjadi pilihan bagi peserta JKN-KIS untuk mengambil obat secara rutin," ujar Yuki dalam pertemuannya dengan perwakilan puskesmas di Kota Balikpapan, Senin (30/9/2019).

Terdapat 10 puskesmas yang berstatus BLUD di Kota Balikpapan.

Sementara itu hadir pula Ketua Pengurus Cabang Ikatan Apoteker Indonesia (IAI) Kota Balikpapan Hasnah Haerani yang menyampaikan pihaknya mendukung dengan adanya optimasliasi peran apoteker yang ada dipuskesmas.

Warga Manggar Balikpapan Bersyukur Dapatkan Donasi JKN-KIS

Operasi Jantung Rosida Dijamin JKN-KIS

Meski Belum Pernah Pakai JKN-KIS, Karmain Tetap Bayar Rutin Iuran karena Alasan Ini

“Rata-rata di puskesmas yang berstatus BLUD sudah memiliki apoteker, dengan memaksimalkan peran dari apoteker tersebut diharapkan dapat mengawal tentang farmasi klinisnya. Seperti yang disampaikan tadi yaitu salah satunya adalah monitoring kepatuhan penggunaan obat, terapi obat dan waspada efek samping obat," ujar Hasnah.

Ia pun menyebutkan dalam mengimplementasikan hal tersebut perlu adanya dukungan dari Dinas Kesehatan terkait.

Sebagai informasi, jumlah peserta JKN-KIS yang mengikuti program PRB di Kota Balikpapan terdapat 11.817 peserta dengan jumlah terbanyak 5.144 peserta yang menderita penyakit diabetes melitus. (*)

Editor: Ardian Tribun Kaltim
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved