Disdamkar Samarinda Rangkul Mitra Kerja, Membentuk Kampung Pencegahan Dini Kebakaran
Damkar merangkul stakeholder yang nanti bersama-sama melaksanakan pengecekan dan pemeriksaan, ke rumah-rumah warga yang kumuh, dan rawan kebakaran
TRIBUNKALTIM.CO, SAMARINDA - Dinas Pemadam Kebakaran Kota Samarinda merangkul mitra kerja
dari seluruh elemen masyarakat, serta stakeholder untuk membentuk kampung pencegahan dini
kebakaran di Kota Samarinda, dengan melaksanakan penandatanganan nota kesepahaman.
Penandatanganan Nota Kesepahaman Walikota Samarinda dengan Mitra Kerja Dinas Pemadam Kebakaran
Kota Samarinda dilaksanakan, di Aula Rumah Jabatan Walikota Jl S Parman, Jumat (11/10/2019).
"Hari ini penandatanganan nota kesepakatan, antara Pemkot Samarinda dengan para mitra, termasuk 4
universitas di Samarinda serta stakeholder lainnya.
Hal ini terkait dengan maraknya kebakaran, yang 90 persennya diakibatkan oleh korsleting listrik," papar
Kasi Kesiapsiagaan dan Komunikasi Damkar Samarinda Ahmad Suprianto, Jumat (11/19/2019).
Ahmad Suprianto menjelaskan, tujuan Damkar Samarinda merangkul mitra kerjanya, ialah untuk mengajak
setiap elemem baik di lingkungan pemerintah dan masyarakat, agar dapat bersama-sama mencegah
terjadinya kebakaran, dengan melakukan pengecekan jaringan listrik secara berkala.
"Nah jadi kami dari Damkar merangkul stakeholder, yang nanti bersama-sama melaksanakan pengecekan
serta pemeriksaan, ke rumah-rumah warga yang kumuh, dan rawan sekali terjadinya korsleting berujung kebakaran," jelasnya.
Rencana tersebut, untuk mewujudkan pembentukan kampung pencegahan dini kebakaran, di setiap
Kelurahan di Samarinda, pada program awal sudah ada 3 kelurahan yang siap dibentuk.
Lanjut Ahmad Suprianto menambahkan, ditargetkan dalam jangka panjang, masing-masing kelurahan
di Samarinda sudah terbentuk kampung pencegahan dini kebakaran berbasis masyarakat.
"Dengan adanya program kerja ini, kami akan membentuk kampung pencegahan dini terjadinya kebakaran
berbasis masyarakat," kata Ahmad Suprianto.
"Sekarang sudah ada 3 Kelurahan yang kita bentuk sebagai kampung penceganan dini,
yaitu di Keluraham Sidodadi, Kelurahan Tenun, dan Kelurahan Sidomulyo," sebut Ahmad Suprianto.
Ahmad Suprianto juga berharap, pembentukan kampung pencegahan dini kebakaran ini,
dapat berfungsi dengan baik, sesuai dengan tujuan awal pembentukannya.
"Diharapkan nanti kedepannya, 3 Kelurahan tersebut mampu berjalan sebagai mestinya, dan
pembentukan kali ini dalam jangka pendek, belum jangka panjangnya.
Dalam jangka panjang, kami berharap di seluruh Kelurahan dapat kita bentuk kampung ini,
dan menjalankan tugasnya untuk melakukan sosialisasi perawatan jaringan listrik demi mencegah kebakaran," terangnya.(m07)
Baca Juga;
Akhirnya, Pelatih Persib Bandung Robert Rene Alberts Berani Ungkap Keganjilan Laga Madura United
Bikin Laudya Cynthia Bella Marah, Raffi Ahmad Enggan Minta Maaf dan Singgung Astrid Tiar
Demi Bersaing dengan Juventus, Pelatih Inter Milan Antonio Conte Mulai Bidik 5 Gelandang
Ramalan Zodiak Jumat (11/10/2019), Scorpio Ambisi Berlebihan, Aquarius Dapat Beban Kerja Menakutkan
Raffi Ahmad Bongkar Biaya Pernikahannya dengan Nagita Slavina, Selama Ini Dikira Hasil Endorsement |