Gaya Hidup

Sempat Hype pada 2011, Kejayaan Cosplay di Balikpapan Kini Mulai Memudar

Namun, hal ini tak berlangsung lama. Sebab, 2016 menjadi tahun terakhir bagi pecinta cosplay untuk menikmati atmosfer hype-nya di Balikpapan.

Sempat Hype pada 2011, Kejayaan Cosplay di Balikpapan Kini Mulai Memudar
HO/Komunitas Cosplay Balikpapan
Para cosplayer mengenakan kostum superhero di Mal Pentacity. 

TRIBUNKALTIM.CO, BALIKPAPAN - Cosplay bukanlah hal baru dalam ranah superhero tanah air, tak terkecuali di Balikpapan.

Sedikitnya, terdapat lima komunitas cosplay yang sudah berdiri sejak awal kemunculannya di Balikpapan pada 2011 silam.

Namun, hal ini tak berlangsung lama. Sebab, 2016 menjadi tahun terakhir bagi pecinta cosplay untuk menikmati atmosfer hype-nya di Balikpapan.

Sugian, pembuat kostum superhero mengatakan popularitas cosplay sudah tak seramai dulu.

“Komunitas cosplay di Balikpapan ada lima, tapi rata-rata sudah nggak aktif. Mungkin (yang masih aktif) sisa satu atau dua komunitas saja,” ujar Sugian.

Sugian menjelaskan, turunnya minat terhadap cosplay tak dipungkiri salah satunya ditandai oleh semakin menjamurnya ranah hiburan Korea, seperti K-Pop.

“Lewat tahun 2016 itu langsung drop. Ramenya malah ke (dunia hiburan) Korea, minat turunnya terasa betul,” pungkas Sugian.
Sugian menjelaskan, satu komunitas cosplay bisa berisikan dua puluh hingga tiga puluh orang anggota.

Cosplay Berkembang di Balikpapan, Pria Ini Raup Peluang Bisnis Bikin Kostum Superhero

Akhir Pekan Ini Plaza Balikpapan Kedatangan Cosplayer Yogya, Mau Hadiah? Selfie Bareng Cosplayer

Gelar Nobar Film Avengers Endgame, Bakal Diramaikan Cosplay dan Selebgram

“Kalau dulu, rata-rata isi komunitas cosplay tuh anak-anak SMA dan kuliah, ada juga yang anak SMP. Kalau sekarang rata-rata SMA dan kuliah aja,” kata Sugian.

Selain dikarenakan oleh budaya K-Pop, Sugian mengakui bahwa komunitas cosplay Balikpapan juga kehilangan pionir-pionir anggota lama yang kebanyakan sudah berkeluarga.

Mundurnya penggagas lama dari komunitas cosplay, membuat anggota yang masih bertahan kehilangan sosok yang bisa mengarahkan.

I Loop Run Telkomsel Hadir di Samarinda; Rasakan Sensasi Berlari Menggunakan Kostum Cosplay

Jangan Sembarangan Colek, Kalau Berani Godai Dulu Dua Cosplayer Cantik dan Berotot Ini, Masih Mau?

Namun, waktu semakin berjalan.

Sugian berharap, meski cosplay sudah tak seramai dulu, komunitas harus tetap hidup supaya cosplay di Balikpapan tidak benar-benar hilang. (*)

Penulis: Annisa Nursuci Rhamadani
Editor: Trinilo Umardini
Sumber: Tribun Kaltim
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved