Baznas Bersedia Buka Data Keuangan, Sengketa Pokja 30 dan Baznas Samarinda Berakhir Damai
Sengketa perselisihan antara Pokja 30 dan Baznas Samarinda akhirnya berujung damai. Baznas telah sepakat membuka data keuangan mereka
termasuk salinan rancangan anggaran kegiatan tahun anggaran 2016-2018, dan juga salinan dokumen hak
serta operasional amil tiga tahun terakhir, juga susunan karyawan dan staf Baznas Samarinda.
Balfas menyebutkan permintaan informasi publik tersebut merupakan kali pertama di Kaltim, jadi
diharapkannya niat baik dari Baznas ini, dengan membuka data publik tersebut, menjadi bentuk sikap
transparansi pengelolaan dana ZIS. Dengan tujuan Baznas selaku pengumpul dan penyalur akan semakin
dipercaya oleh masyarakat.
"Sebenarnya kalau system pendataan Baznas sepertu ini setiap tahunnya, .asyarakat jadi lebih terbuka dan
sadar Baznas sebagai lembaga yang membantu mencari rida Allah SWT," tuturnya.
Kendati telah menyampaikan halntersebut, Rusfauzi Hamdi sebdiri belum mau mengungkapkan data alur
pengumpulan dan pendistribusian ZIS yang mereka terapkan.
Baznas Samarinda selaku terminal transit dana dari muzakki atau pemberi ZIS ke penerima, hanya disebut
berjalan lancar, telah mengklaim bantuan sering diberikan kepada fakir miskin.
Pihaknya pun mencontohkan bantuan kepada 1.500 pasukan kuning atau petugas kebersihan, serta ke 30
pesantren. Sedangkan paling banyak adalah kegiatan pada Bulan Ramadan.
"Pelaporan ada, publikasi belum karena kami perlu kordinasi dengan semua pihak," ucapnya.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/kaltim/foto/bank/originals/sengketa-berakhir-damai.jpg)