Pasca Penusukan Terhadap Wiranto, Polresta Samarinda Perketat Pengamanan Terhadap Pejabat Negara
Pasca penusukan terhadap Menko Polhukam, Wiranto saat melakukan kunjungan ke Pandeglang, Banten, Kepolisian perketat pengamanan pejabat negara
Penulis: Christoper Desmawangga | Editor: Mathias Masan Ola
TRIBUNKALTIM.CO, SAMARINDA - Pasca insiden penusukan terhadap Menko Polhukam, Wiranto pada
saat melakukan kunjungan ke Pandeglang, Banten, Kamis (10/10/2019), Kepolisian di daerah bakal lebih
memperketat pengamanan terhadap pejabat negara.
Kapolresta Samarinda, Kombes Pol Vendra Riviyanto menerangkan, setiap ada kunjungan dari pejabat
negara sekelas menteri datang ke Kota Tepian, pihaknya selalu membentuk tim khusus sesuai dengan
prosedur pengamanan.
Baca Juga;
• Polres Kukar Terapkan Pola Pengamanan 212 di Tiap TPS Untuk Pilkades Serentak Kutai Kartanegara
• Menkopolhukam Wiranto Ditusuk, Pengamanan Terhadap Jokowi Dievaluasi
• Krisdayanti Komentari Kabar Wiranto Ditusuk, Tak Bisa Telan Makanan hingga Singgung Pengamanan
"Bentuk tim khusus untuk pengamanan VVIP, dari Polres dan Brimob," ucap Kapolres, Senin (14/10/2019).
Kombes Pol Vendra Riviyanto menjelaskan, pasca kejadian itu pihaknya dan seluruh Kepolisian di daerah
mendapatkan penekanan khusus dari Kapolri mengenai pengamanan pejabat negara.
Terlebih Samarinda punya pengalaman kelam mengenai kejadian pemboman yang terjadi di
Gereja Oikumene 2016 lalu, oleh kelompok teroris.
"Pasca kejadian itu memang ada penekanan. Jangan sampai terjadi di Samarinda," imbuh Kombes Pol Vendra Riviyanto.
Kombes Pol Vendra Riviyanto pun tidak menyangkal, sebagai kota penyangga, Samarinda bakal lebih sering dikunjungi pejabat
negara pasca Presiden Joko Widodo menetapkan Kalimantan Timur sebagai ibu kota negara (IKN), tepatnya
di Kabupaten Kutai Kartanegara dan Kabupaten Penajam Paser Utara (PPU).
Guna langkah antisipasi, warga pendatang yang bermukim di Samarinda diwajibkan taat administrasi
kependudukan. Bhabinkamtibmas bersama pihak Kelurahan akan lebih ketat mengawasi para pendatang.
"Kita ingatkan terus untuk melapor, Bhabinkamtibmas akan senantiasa melakukan pengecekan serta
pemeriksaan ke titik bermukimnya warga pendatang," jelasnya.
Sejauh ini, pihaknya belum pernah memulangkan warga pendatang ke daerah asalnya yang terindikasi bakal melakukan tindakan melawan hukum.
Namun, pihaknya telah sering menjebloskan ke tahanan warga pendatang yang melakukan tindak kriminalitas.
"Kalau pendatang yang lakukan tindakan kriminalitas, tidak kita pulangkan, langsung masukan tahanan," tegas nya.
"Karena biasanya ada yang hanya transit saja untuk lakukan kejahatan, biasanya kelompok pencurian, penggelapan dan narkoba," pungkasnya. (*)
Baca Juga;
• Dipukul Saat Unjuk Rasa di DPRD Kaltim, MC Laga Borneo FC Buat Laporan ke Polresta Samarinda
• Bencana Karhutla di Samarinda Marak, Ini Langkah yang Diambil Polresta Samarinda, Tak Ada Tersangka
• Jokowi Keluarkan Perpres, Pejabat Negara Wajib Pidato dalam Bahasa Indonesia saat di Luar Negeri
• Kisah di Balik 3 Anggota TNI Dicopot & Ditahan Karena Istri Hujat Wiranto, Kata Suami hingga Dampak
• Pendukung Jokowi Ungkap Masa Lalu Irma Nasution, Istri eks Dandim Kendari yang Nyinyir ke Wiranto
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/kaltim/foto/bank/originals/vendrariviyanto.jpg)