BPJS Kesehatan

Bersyukur Kita Punya Program JKN-KIS

"Bersyukur sekali di negara kita memiliki program jaminan kesehatan. Andaikan program ini tidak ada, mungkin sudah banyak masyarakat yang kehilangan

Bersyukur Kita Punya Program JKN-KIS
HO - BPJS Kesehatan
Dian Woro Sesanti, salah satu peserta Jaminan Kesehatan Nasional-Kartu Indonesia Sehat (JKN-KIS). 

TRIBUNKALTIM.CO, BALIKPAPAN - Patut disyukuri ketika Negara memiliki jaminan kesehatan yang dapat bermanfaat bagi masyarakat, apalagi jaminan tersebut dapat menjamin pengobatan penyakit yang berbiaya besar.

Hal itulah yang terucap dari salah satu peserta Jaminan Kesehatan Nasional-Kartu Indonesia Sehat (JKN-KIS), Dian Woro Sesanti.

Ia merupakan salah satu peserta JKN-KIS dan Kader JKN mitra BPJS Kesehatan.

"Bersyukur sekali di negara kita memiliki program jaminan kesehatan. Andaikan program ini tidak ada, mungkin sudah banyak masyarakat yang kehilangan hartanya untuk membiayai pengobatannya atau mungkin masih ada masyarakat yang takut berobat ke rumah sakit karena memikirkan biayanya," ujar Dian.

Tingkatkan Kepesertaan JKN-KIS BPJS Kesehatan, Pemprov Kaltim Alokasikan Rp 36 Miliar

Terjamin JKN-KIS, Gubernur Ajak Pemda di Kaltara Pertahankan Status Universal Health Coverage

Mau Daftar JKN-KIS dengan Mudah? Lewat MCS Aja!

Tugasnya sebagai kader JKN mitra BPJS Kesehatan bukan melulu soal mengingatkan masyarakat untuk rutin membayar iuran.

Akan tetapi ada hal penting yang harus diketahui oleh seluruh masyarakat bahwa program JKN-KIS ini bisa berjalan karena adanya prinsip gotong royong yang dilakukan oleh masyarakat, pemerintah pusat, maupun pemerintah daerah.

"Pada saat ini mungkin negara kita belum bisa dikatakan mampu untuk membiayai semua jaminan kesehatan masyarakatnya. Akan tetapi setidaknya negara sudah hadir dalam memberikan jaminan kesehatan dengan adanya bantuan dari masyarakat itu sendiri dalam membayarkan iurannya masing-masing," lanjut Dian.

Di lapangan tidak sedikit ia temukan masyarakat yang terbantu sekali dengan adanya program yang diselenggarakan oleh BPJS Kesehatan ini.

Mulai dari masyarakat yang terbantu dengan terbebasnya biaya persalinan, hingga masyarakat yang melakukan cuci darah seminggu dua kali dan melakukan operasi pemasangan ring jantung tanpa biaya.

Pengobatan Luka Bakar hingga Kecelakaan Lalu Lintas Dijamin JKN-KIS

Bersedekah Melalui Progam JKN-KIS

Operasi Jantung Rosida Dijamin JKN-KIS

Menanggapi mengenai rencana penyesuaian iuran JKN-KIS, menurutnya sebagian masyarakat enggan jika manfaat dari jaminan kesehatan dikurangi.

Lebih baik iurannya saja yang disesuaikan.

Hal tersebut diketahui pada saat dirinya bertemu dengan masyarakat.

"Tentu biaya yang dikeluarkan oleh BPJS Kesehatan tidak sedikit jika kita melihat sendiri manfaat yang dirasakan oleh masyarakat. Kalau hanya sekedar menjamin biaya penyakit flu atau batuk saja, mungkin negara sini sudah bisa mampu menjaminnya tanpa harus ada bantuan dari masyarakat. Tapi kan kenyataannya sekarang BPJS Kesehatan bisa menjamin penyakit yang berbiaya besar. Maka dari itu saya selalu memberikan pengertian bahwa perlu adanya dukungan dari masyarakat untuk saling bantu membantu dengan membayar iuran," lanjut Dian.

Ia pun berharap masyarakat sadar akan pentingnya program ini, baik itu bagi dirinya maupun keluarga.

Yang paling terpenting adalah membayar rutin iuran JKN-KIS, apalagi jangan sampai ada masyarakat yang telah memanfaatkan program ini dan setelah sembuh tidak pernah lagi membayar iurannya kembali. (*)

Editor: Ardian Tribun Kaltim
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved