Sabtu, 2 Mei 2026

Pelepasan 23 KPM Kohor 2013, Tahun Depan Tidak Dapat Bantuan PKH Lagi, Ini Harapan Pemkab Paser

Pelepasan 23 KPM Kohor 2013, Tahun Depan Tidak Dapat Bantuan PKH Lagi, Ini Harapan Pemkab Paser

Tayang:
HO/ Pendamping PKH
Acara Pelepasan 23 KPM peserta PKH kohor 2013 di Gedung Serba Guna Desa Krayan Bahagia Kecamatan Long Ikis, Senin (21/10/2019). 

TRIBUNKALTIM.CO, TANA PASER – Pelepasan 23 KPM Kohor 2013, Tahun Depan Tidak Dapat Bantuan PKH Lagi, Ini Harapan Pemkab Paser

Sebanyak 23 Keluarga Penerima Manfaat ( KPM ) Desa Krayan Bahagia Kecamatan Long Ikis, Senin (21/10/2019),

mengikuti acara pelepasan peserta Program Keluarga Harapan ( PKH ) di Gedung Serba Guna Desa Krayan Bahagia.

Sekretaris Camat Long Ikis Husni mewakili Camat Long Ikis Lukman Dharma melepas 23 PKM karena bantuan PKH berakhir di tahun ini.

Kodim 0904/Tanah Grogot Juara Pertama Lomba Kebersihan, Widya Wijanarko: Kita Sudah Terbiasa

Banyak Orangtua Komplain, Tak Diterima Padahal Tinggal di Sekitar SMAN 1 Tanah Grogot

Acara pelepasan dihadiri Koordinator SDM PKH Kabupaten Paser Uswatun Khasanah, Pjs Kades Krayan Bahagia dan Korcam PKH Long Ikis Abdul Rachim.

“Tahun ini adalah tahun terakhir Ibu-Ibu ( KPM ) menerima bantuan PKH.

Semoga dengan bantuan PKH, Ibu-Ibu sudah lebih kreatif dan inovatif meningkatkan kesejahteraan keluarga, yakni menjadi KPM yang graduasi mandiri,” kata Husni.

Untuk diketahui, tahun 2013 adalah tahun pertama PKH masuk di Kabupaten Paser, sehingga KPM peserta PKH di Paser sudah jalan 6 tahun.

Sesuai ketentuan program, KPM PKH tahun masuk (kohor) 2013 tak lagi menerima bantuan PKH karena programnya berakhir di tahun 2019.

Selama 6 tahun menjadi peserta PKH, KPM juga mendapat bimbingan dan pelatihan oleh Pendamping PKH.

Melalui modul-modul yang ditetapkan Kemensos RI, materi pelatihan dilakukan dalam pertemuan kelompok atau Family Development Session (FDS).

Bimbingan dan pelatihan FDS ini menurut Sinta selaku peserta KPM PKH kohor 2013, tahun depan tak lagi bisa mereka ikuti.

Acara Pelepasan 23 KPM peserta PKH kohor 2013 di Gedung Serba Guna Desa Krayan Bahagia Kecamatan Long Ikis, Senin (21/10/2019).
Acara Pelepasan 23 KPM peserta PKH kohor 2013 di Gedung Serba Guna Desa Krayan Bahagia Kecamatan Long Ikis, Senin (21/10/2019). (HO/ Pendamping PKH)

PPDB di SMAN 1 Tanah Grogot, 86 Calon Siswa akan Tereliminasi

Sekolah Unggulan SMAN 2 Tanah Grogot Tanpa Infrastruktur Pendukung

Organda Paser Usulkan Terminal di Tanah Grogot jadi Tipe A, Ini Alasannya

“Kami jadi lebih paham bagaimana cara mengasuh anak yang baik, mendidik anak, dan ilmu-ilmu yang bermanfaat lainnya,” kata Sinta.

Sinta mengungkapkan kenangan dari awal menerima undangan, seleksi sampai jadi peserta PKH.

Bahkan Sinta menceritakan pengalamannya saat mencairkan bantuan PKH, baik melalui Kantor Pos sampai mencairkan PKH lewat mesin ATM.

“Dapat kartu ATM tapi belum tahu cara penggunakan, jadi minta bantuan pendamping PKH.

Itu pengalaman pertama saya di ATM, kalau bukan karena PKH mungkin sampai sekarang saya belum tahu cara mencairkan dana dari mesin ATM,” ucapnya.

Dari bantuan PKH itu, tambah Sinta, ia bisa membelikan sepatu, tas dan baju sekolah anaknya.

“Terima kasih PKH karena sangat membantu biaya pendidikan anak-anak. Ibu-Ibu yang punya balita juga terbantu beli susu,” tambahnya.

Sumber: Tribun Kaltim
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved