Tito Karnavian Menguat Mendagri, Ini 4 Pengganti Kapolri Mengemuka, Kisah Jenderal Sutanto Berulang?

Jika mengaku latar belakang pendidikan, Tito Karnavian dinilai berpotensi menjadi menjadi menteri dalam negeri (mendagri) dalam kabinet kerja Jilid 2.

Tito Karnavian Menguat Mendagri, Ini 4 Pengganti Kapolri Mengemuka, Kisah Jenderal Sutanto Berulang?
TRIBUNNEWS/HERUDIN
Tito Karnavian saat dilantik menjadi Kapolri di Istana Negara, Jakarta, Rabu (13/7/2016). Tito Karnavian resmi menjabat Kapolri menggantikan Badrodin Haiti yang memasuki masa pensiun. TRIBUNNEWS/HERUDIN 

TRIBUNKALTIM.CO - Jelang pengumuman menteri Jokowi dan kabinet kerja Jilid 2, Kapolri Jenderal Tito Karnavian turut merapat ke Istana Kepresidenan, Senin (21/10/2019).

Kehadiran Tito Karnavian di Istana saat Presiden Joko Widodo bakal mengumumkan susunan Kabinet Kerja Jilid II, memancing munculnya isu dimasukkannya Kapolri itu sebagai salah satu menteri.

Direktur Eksekutif Charta Politika Yunarto Wijaya tak menampik bahwa spekulasi tersebut wajar adanya mengingat ketepatan momen penyusunan menteri kabinet.

 Kabar Buruk, Hasto Kristyanto Persilakan Surya Paloh Out dari Jokowi, Demi Akomodir Prabowo Subianto

 Prabowo Menteri Pertahanan, Profil Susi Pudjiastuti Cocok Isi Kabinet Jokowi Periode 2, Menteri Ini

 Inikah Daftar Menteri Jokowi 2019 - 2024?Ada 2 Kelahiran Sumut di Kabinet Kerja Jilid 2, Bukan Luhut

 Panglima TNI Bukan Hadi Tjahjanto, Inikah Kapolri? Beredar Susunan Kabinet Jilid 2 untuk 2019-2024

"Jika dilihat momennya, memang sulit untuk kemudian tidak mengatakan ada posisi baru yang akan dipegang oleh Pak Tito," ujar Yunarto Wijaya dalam tayangan Breaking News Kompas TV.

Kapolri turut merapat ke Istana Kepresidenan, Senin (21/10/2019), Yunarto Wijaya berspekulasi Tito Karnavian berpotensi jadi mendagri.
Kapolri turut merapat ke Istana Kepresidenan, Senin (21/10/2019), Yunarto Wijaya berspekulasi Tito Karnavian berpotensi jadi mendagri. ((Tangkap layar Kompas TV))

Bukan tanpa dasar, pernyataan Yunarto Wijaya tentu berdasar pada pengamatan terhadap korelasi jabatan Kapolri dengan susunan kabinet.

"Karena kalau misalnya diteruskan, Kapolri bukan bagian dari kabinet sebetulnya. Artinya, tidak perlu ada pemanggilan.

Berbeda dengan, misalnya menteri-menteri lama yang akan diteruskan. Mungkin kan harus terlebih dahulu dipanggil juga.

Karena dia sudah tidak lagi menjabat, kemudian dipanggil lagi untuk menjadi menteri baru.

Di situ kita bisa berspekulasi mungkin saja Pak Tito kemudian memang akan masuk dalam kementerian," terangnya.

Yunarto Wijaya kemudian memberikan pandangannya mengenai posisi menteri yang pas untuk Tito Karnavian.

Halaman
1234
Editor: Doan Pardede
Sumber: Tribunnews
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved