Buang Air Kecil Sambil Mengangkat Pantat di Kloset Duduk bisa Mengiritasi Bagian Kandung Kemih

Buang Air Kecil Sambil Mengangkat Pantat di Kloset Duduk bisa Mengiritasi Bagian Kandung Kemih

Buang Air Kecil Sambil Mengangkat Pantat di Kloset Duduk bisa Mengiritasi Bagian Kandung Kemih
Ilustrasi toilet duduk 

Tak seperti di banyak negara, yang hanya mengandalkan tisu untuk bebersih.

Meski demikian, terkadang di toilet umum seperti di gedung perkantoran, hotel, atau tempat-tempat umum lainnya yang menyediakan toilet dalam bentuk toilet duduk,

bukan jongkok, ada yang hanya menyediakan tisu toilet, tanpa selang air untuk membasuh setelah buang air.

Ada anggapan bahwa penggunaan tisu lebih higienis karena tangan tak menyentuh langsung bekas kotoran yang tersisa.

Penggunaan tisu juga diklaim sebagai upaya penghematan penggunaan air bersih.

Tahukah Anda, penggunaan tisu toilet juga mengandung risiko? Dikutip dari Mirror, menggunakan tisu untuk membersihkan anus tidak efektif untuk membuatnya benar-benar bersih dari sisa kotoran yang menempel.

Mengelapkan tisu justru bisa membuat sisa kotoran melebar ke sekitar anus.

Sebaliknya, penggunaan tisu setelah BAB secara berkepanjangan memiliki risiko kesehatan.

Salah satunya adalah melukai anus, wasir, dan menyebabkan infeksi saluran kemih.

Penulis buku “The Big Necessity: The Unmentionable World of Human Waste and Why It Matters” Rose George, menyebutkan, dibutuhkan waktu hingga 12 minggu untuk memulihkannya seperti keadaan semula. “

Halaman
1234
Editor: Samir Paturusi
Sumber: Tribun Kaltim
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved