Ucapan Tito Karnavian Soal Reuni Akbar PA 212 Disoal, Dampaknya Ternyata Bisa Serius

Rencana aksi reuni akbar 212 itu akan digelar di Monumen Nasional ( Monas ) pada 2 Desember 2019 mendatang.

Ucapan Tito Karnavian Soal Reuni Akbar PA 212 Disoal, Dampaknya Ternyata Bisa Serius
Kolase Tribunnews
Ketua Persaudaraan Alumni 212, Slamet Maarif dan Tito Karnavian 

Slamet Ma'arif membantah pernyataan Mendagri Tito Karnavian.

"Jadi saya berpikir, pernyataan pak Tito bikin kondisi politik tidak stabil lagi, padahal kan semua sudah kembali pada garis perjuangan masing-masing, urusan politik sudah selesai," ujarnya.

Slamet Maarif khawatir jika dibenak masyakarat takut dengan 212.

"Itu artinya menimbulkan benak masyarakat phobia dengan 212, ketika mendengar 212 ketakutannya luar biasa, " ujarnya.

"Kemarin 212 terlibat di politik ya karena tahun politik, ketika itu sudah selesai ya kita kembali ke gerakan moral kita," imbuhnya.

Slamet Ma'arif menilai pernyataan Mendagri Tito Karnavian tidak benar.

Menurutnya, keberadaan 212 tidak menimbulkan politik bermasalah karena saat ini 212 tidak memikirkan politik.

"Bahkan kita pastikan reuni 212 itu benar-benar bermunajat dan merayakan maulid nabi," ujar Slamet Ma'arif.

Slamet Ma'arif menegaskan bahwa 212 melarang orang menistakan agama apapun dan siapapun orangnya.

Slamet Ma'arif menegaskan bahwa konstitusi harus dijalankan.

Halaman
1234
Editor: Doan Pardede
Sumber: Tribunnews
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved