Breaking News:

Viral di Medsos

Kisah Nenek Perawan Akhirnya Ketemu Jodoh di Usia 56 Tahun Viral, Hadirin & Penghulu Senyum Bahagia

Sebuah pesta pernikahan di Kendari viral, pasalnya sang mempelai wanita yakni Hj Hawang sudah menginjak umur 56 tahun

Editor: Doan Pardede
Facebook/Firman Fotography
PERNIKAHAN VIRAL - Hj hawang dan Sirajudin 

"Syedih jodoh yang terlambat tapi indah pada waktunya," kata akun @juzi_27.

Berita lain:

Pernikahan kakek dan nenek yang viral lainnya juga pernah terjadi di Yogyakarta

Mereka adalah Kirman Mitro Wiyono (92), warga Dusun Widoro Lor, Desa Bendung, Kecamatan Semin, Gunungkidul, Yogyakarta, yang menikahi Sutinah (79), warga Dusun Pencil, Desa Bendung, Semin.

Pasangan ini menikah pada Kamis (27/6/2019) pagi.

Saat ditemui Kompas.com di rumah sederhana milik Mitro, pasangan lansia ini tampak beraktivitas seperti biasa.

Mitro sedang bersantai di ruang tamu sambil mengisap rokoknya.

Sedangkan Sutinah memasak daging ayam yang dibelinya dari pasar.

Meski berusia lanjut, Mitro tampak sehat dan masih energik.

Bahkan ingatannya pun tergolong masih baik.

Pria yang sudah tiga kali menikah ini bercerita, sejak muda dirinya sudah mengenal Sutinah, karena memang sering melintas di sekitar rumahnya.

Namun, belum muncul rasa cinta kala itu.

Lalu keduanya menikah dengan pilihan masing-masing di saat muda.

Mitro menikah dua kali dengan Naruh dan Daliyem. Keduanya sudah meninggal empat tahun lalu.

Sedangkan Sutinah menikahi Kastoyo yang meninggal dua tahun yang lalu.

Dari pernikahan terdahulu, keduanya tidak dikaruniai momongan, hanya saja Sutinah mengangkat seorang anak.

"Awal cinta itu beberapa waktu yang lalu, saat Sutinah membeli kayu bakar," kata pria yang berprofesi sebagai pengrajin kayu di rumahnya, Jumat (28/6/2019), dikutip dari Kompas.com.

Pasangan Suami-istri Kirman Mitro Wiyono (92) dan Sutinah (79) bersama Kasi Pelayanan Desa Bendung, Kecamatan Semin, Sukirno di Dusun Widoro Elor, Desa Bendung, Semin, Gunungkidul Jumat (28/6/2019)
Pasangan Suami-istri Kirman Mitro Wiyono (92) dan Sutinah (79) bersama Kasi Pelayanan Desa Bendung, Kecamatan Semin, Sukirno di Dusun Widoro Elor, Desa Bendung, Semin, Gunungkidul Jumat (28/6/2019) ((MARKUS YUWONO))

Cinta bermula dari kayu bakar

Pekan lalu, Sutinah datang ke rumah Mitro untuk meminta kayu bakar.

Janda tersebut menyuruh Mitro untuk ke rumahnya lantaran anak angkat Sutinah sedang tidak berada di rumah.

Lepas sholat Isya, Mitro yang sudah memiliki rasa dengan Sutinah kemudian pergi ke Padukuhan Pencil tempat Sutinah tinggal.

Singkat cerita, keduanya ditanya warga terkait hubungan keduanya.

Tanpa berpikir lama-lama, keduanya mantap menikah.

"Saya tidak pernah mengucapkan cinta atau sayang, nanti malah seperti anak muda," ucapnya dalam bahasa Jawa.

Berbagai persiapan dilakukan dibantu oleh tokoh masyarakat setempat.

Hingga pada akhirnya, Kamis, dilangsungkan ijab kabul di KUA Semin.

Tetangga dan keluarga dari masing-masing mempelai menyaksikan prosesi pernikahan tersebut.

Dengan mas kawin uang tunai sebesar Rp 150.000, di hadapan banyak orang keduanya dinyatakan sah menjadi pasangan suami istri.

"Sekarang sudah lega karena sudah sah," ucapnya.

Tak banyak harapan dari keduanya, yang pasti mereka akan hidup bersama untuk menghabiskan sisa umur.

"Saya ingin hidup bahagia bersama sampai nanti," kata Sutinah.

• Jadi Film Terbaik, Kucumbu Tubuh Indahku Sempat Ditolak Sana Sini, Daftar Lengkap Pemenang FFI 2019

• Anak Uya Kuya Habiskan Rp 1 Juta Hanya untuk Beli Roti Bakar Berlapis Emas 24 Karat, Begini Rasanya

• Rumah Dirut Garuda yang Dipecat Paling Mewah di Kampungnya, tapi Ari Askhara Tidur di Tempat Lain

• Jadwal Final SEA Games 2019 Timnas Indonesia U23 vs Vietnam Indra Sjafri Bicara Kondisi Egy Maulana

(*) 

Sumber: Tribunnews
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved