Dinkes Kutai Timur Pastikan Pasokan Obat dan Pelayanan Tetap Ada di Libur Natal dan Tahun Baru
Dinkes Kutai Timur Pastikan Pasokan Obat dan Pelayanan Tetap Ada di Libur Natal dan Tahun Baru
TRIBUNKALTIM.CO, SANGATTA – Dinas Kesehatan ( Dinkes ) Kutai Timur pastikan pasokan obat dan pelayanan tetap ada di libur Natal dan Tahun Baru.
Dinas kesehatan Kutai Timur memastikan pelayanan kesehatan bagi masyarakat, pada libur panjang Natal dan Tahun Baru 2020 mendatang, tetap berjalan seperti biasa.
Tak hanya di ibukota kabupaten, tapi juga di seluruh kecamatan di Kabupaten Kutai Timur.
BACA JUGA
Poros Ketiga Muncul di Pilkada Bontang 2020, Ini Respon Kubu Adi-Basri
Midtown Hotel Samarinda Gelar Puncak Anniversari Ke-3, Harap bisa Sumbang PAD Lebih Besar
Presiden Joko Widodo Berkunjung ke Kaltara, Danrem 091/ASN : Pengamanan VVIP Diberlakukan
Wanita Diduga Tenggelam dan Hilang di Pantai Benua Patra Balikpapan,Ternyata Ini yang Terjadi
Begitu juga pasokan obat-obatan. Semua sudah dipersiapkan sejak jauh hari sebelumnya, sebagai langkah antisipasi menghadapi libur akhir tahun.
Tak hanya itu, di beberapa pos, layanan kesehatan juga didirikan. Untuk melayani para pemudik yang pergi maupun kembali ke Kutai Timur.
Hal ini diungkapkan Kepala Dinas Kesehatan Kutai Timur, dr Bahrani Hasanal, Senin (16/12/2019).
“Ini kegiatan rutin, jadi sudah kita persiapkan. Beberapa Puskesmas 24 jam di kecamatan juga tetap aktif untuk melayani masyarakat.
Karena kesehatan merupakan salah satu layanan penting bagi masyarakat.
Layanan tersebut juga didukung dengan ketersediaan obat yang memadai di setiap puskesmas di tingkat kecamatan,” ujarnya.
Tak hanya puskesmas, RSUD Kudungga Sangatta pun telah mempersiapkan layanan 24 jam saat libur Natal dan Tahun Baru nanti.
“Kami sudah membuat jadwal kegiatan, jadwal jaga dan semua yang bersinggungan dengan pelayanan saat libur panjang nanti.
Pastinya, pasien yang datang berobat jalan maupun emergency atau rujukan dari kecamatan, tetap bisa dilayani,” ungkap Kepala RSUD Kudungga, dr Anik.
Layanan kesehatan saat libur panjang tersebut mencuat dalam coffee morning yang dipimpin Wabup Kasmidi Bulang bersama Asisten Pemkesra, Suko Buono.
Dalam kesempatan tersebut Kasmidi mempertanyakan kesiapan instansi kesehatan dalam melayani masyarakat saat libur panjang nanti.
Terutama tim medis dan obat-obatan.
BACA JUGA
Pemkab Penajam Paser Utara Tetap Anggarkan Program Seragam Sekolah dan BPJS Gratis 2020
BREAKING NEWS Jelang Kedatangan Presiden, Pangdam dan Kapolda Gowes Bareng Cek Kondisi Tol Balsam
Pertumbuhan Ekonomi Kaltara Tahun 2020 Ditarget 7 Persen
Harga Diprediksi Stabil Jelang Natal dan Tahun Baru, Pemprov Minta Warga tak Belanja Berlebihan
Sementara itu diberitakan sebelumnya, harga diprediksi stabil jelang Natal dan Tahun Baru, Pemprov minta warga tak belanja berlebihan
Inflasi di Kaltim diprediksi berjalan rendah di bawah 2 persen.
Pemerintah mengimbau masyarakat tak perlu panik bakal terjadi kenaikan harga, dengan belanja secara berlebihan.
Hasil rapat terpadu Tim Pengendali Inflasi Daerah (TPID) di Kantor Perwakilan Bank Indonesia (BI) Kaltim terungkap, periode Januari-November inflasi daerah terpantau rendah, hanya berkisar 1,25 persen.
Kondisi ini diyakini bakal bergerak stabil hingga jelang Natal dan Tahun Baru 2020 mendatang.
"Memasuki pekan kedua Desember 2019 ini harga masih terpantah normal, Insya Allah inflasi di bawah 2 persen lah," ujar Kepala Perwakilan BI, Tutuk SH Cahyono di hadapan forum TPID se-Kaltim.
Kondisi kestabilan harga ini diharapkan bisa memberi kenyamanan bagi masyarakat jelang hari raya nanti hingga tutup tahun.
BACA JUGA
Puluhan Rumah Hangus Terbakar di Desa Loa Duri, Diduga Karena Arus Pendek Listrik
Kebakaran di Desa Loa Duri Kecamatan Loa Janan, Begini Penuturan Warga Saat Melihat Kebakaran
Wanita Diduga Tenggelam dan Hilang di Pantai Benua Patra Balikpapan,Ternyata Ini yang Terjadi
Bukan ke Persib Bandung, Nadeo Argawinata Kiper Timnas U23 Bocorkan Dirinya Bisa Pulang Kampung
Namun begitu, masyarakat diminta turut menjaga kestabilan harga komoditi di pasaran. Pemerintah meminta agar masyarakat tak perlu panik bakal terjadi kenaikan harga.
"Jadi jangan belanja berlebihan, cukup seperlunya saja sesuai kebutuhan," ujar Kepala Biro Ekonomi, Pemprov Kaltim, Nasrin saat menghadiri rapat High Level Meeting TPID di Kantor Perwakilan BI, Senin (16/12/2019).
Pemprov juga bakal menggelar operasi pasar dan bazar murah.
Upaya ini diharapkan bisa mengendalikan inflasi jelang hari raya dan akhir tahun.
Di samping itu, Satuan Tugas (Satgas) TPID dikawal oleh Kepolisian. Polisi bakal intens memonitor distribusi komoditi di lapangan, bahkan melakukan penindakan jika ada temuan.
"Kita (TPID) juga ada Satgas dari kepolisian, dan akan melakukan tindakan (represif) di lapangan," ujarnya.(*)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/kaltim/foto/bank/originals/coffee-morning-pemkab-kutai-timur-m.jpg)