ASN Harus Jaga Netralitas di Pilkada Kukar, Sebelum Masa Kampanye Boleh Silaturahmi dengan Calon

ASN Harus Jaga Netralitas di Pilkada Kukar, Sebelum Masa Kampanye Boleh Silaturahmi dengan Calon

Tribunkaltim.Co/jino Prayudi Kartono
Asisten I Bidang Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat Ahmad Taufik Hidayat 

TRIBUNKALTIM.CO,TENGGARONG-Seluruh ASN harus jaga netralitas di Pilkada Kukar, sebelum masa kampanye boleh silaturahmi dengan calon

Seorang Aparatur Sipil Negara (ASN) selama Pilkada harus bersikap netral selama kontestasi Pilkada 2020 di Kutai Kartanegara.

Hal tersebut diutarakan  Asisten I Bidang Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat Ahmad Taufik Hidayat, dalam sosialisasi tahapan Pilkada 2020 di Hotel Grand Elty Singgasana Tenggarong, Jumat (27/12/2019).

Ia menegaskan kepada para ASN di pemerintahan Kukar untuk tidak boleh mendukung salah satu calon yang bersaing di Pilkada. Sebab jika ketahuan maka ada sanksi menunggu.

"Ada sanksi ringan dan berat. Ringan berupa pencabutan jabatan dan sanksi berat berupa pemberhentian secara langsung," ucap Ahmad Taufik Hidayat.

Namun hal tersebut mulai diberlakukan selama periode masa kampanye tanggal 11 Juli sampai 19 September 2020.

"Sebelum itu tidak apa-apa untuk menjalin silaturahmi," ucapnya.

Semua masyarakat bisa langsung melaporkan ketidaknetralan ASN selama Pilkada 2020 ke Panwascam.

Nantinya Panwascam akan meneruskan ke bawaslu lalu ke pemerintah untuk ditindak lebih lanjut.

KPU Kabupaten Kutai Kartanegara ( Kukar ) Provinsi Kalimantan Timur adakan sosialisasi.

Halaman
123
Penulis: Jino Prayudi Kartono
Editor: Samir Paturusi
Sumber: Tribun Kaltim
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved